Bulan Ramadan 2020 memang berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya karena wabah virus corona. Untuk itu, pemerintah menganjurkan untuk lakukan ibadah di rumah masing-masing lebih diutamakan demi mencegah penularan COVID-19.
Ibadah harus tetap kenceng, karena ternyata ada hadits yang menjelaskan keutamaan beribadah di rumah.
Dikutip dari situs Kementerian Agama atau Kemenag, hadits tersebut dinarasikan Abdullah bin Umar dari Rasulullah SAW.
نِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " صَلُّوا فِي بُيُوتِكُمْ وَلاَ تَتَّخِذُوهَا قُبُورًا " .
Artinya: Dari Abdullah bin Umar, Nabi Muhammad SAW mengatakan, "Sholatlah di rumah dan jangan jadikan rumahmu seperti kuburan." (HR Tirmidzi).
Hadits lain yang juga menyatakan aturan ibadah di rumah diceritakan Zaid bin Tsabit.
عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " أَفْضَلُ صَلاَتِكُمْ فِي بُيُوتِكُمْ إِلاَّ الْمَكْتُوبَةَ "
Artinya: Dari Zaid bin Tsabit, Rasulullah SAW mengatakan, "Sebaik-baiknya sholat adalah yang dilakukan di rumah, kecuali untuk yang wajib." (HR Tirmidzi).
Selain menekan risiko COVID-19, sholat di rumah juga akan menjadikan tempat tinggal bercahaya seperti dikatakan Ibnu Baththal dalam Syarh Al-Bukhari. Tak hanya sholat, rajin membaca Al-Quran di rumah juga membuat tempat tinggal dikenali penduduk langit. Perumpamaannya adalah seperti bintang dikenali penduduk bumi yang dinyatakan dalam hadits riwayat Ahmad.