Erick Thohir Buat Sub Holding Farmasi Untuk Mengurangi Import Bahan Baku Kesehatan

Erick Thohir Buat Sub Holding Farmasi Untuk Mengurangi Import Bahan Baku Kesehatan

Anisa Br Sitepu
2020-04-22 23:02:59
Erick Thohir Buat Sub Holding Farmasi Untuk Mengurangi Import Bahan Baku Kesehatan
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga Saat live di Kompas TV (Foto:Youtube)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  Erick Thohir membuat Sub Holding untuk mengurangi import bahan baku farmasi dan alat kesehatan. 


Hal itu disampaikan langsung oleh Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  Arya Sinulingga saat live di Kompas TV,  Mafia di Tengah Pandemi pada Rabu,  22 April 2020 malam.


Arya mengatakan bahwa masalah kesehatan Indonesia sangat bergantung pada asing. 


"Setelah dilihat ternyata masalah kesehatan kita sangat tergantung asing. Ada sekitar 90% lebih import kita untuk kesehatan seperti obat-obatan maupun bahan baku kesehatan," kata Arya Sinulingga.  


Oleh karena itu,  Arya Sinulingga juga mengatakan bahwa menteri Erick Thohir berinisiatif membuat sub holding farmasi seperti Biofarma,  Indofarma dan Kimiafarma.


"Setelah itu beliau (Erick Thohir)  berinisiatif membuat sub holding farmasi, ada biofarma khusus untuk obat-obatan,  Indofarma untuk kesehtan dan kimia farma untuk planning komersial di publik," ungkapnya.  


Diberitakan sebelumnya, Erick Thohir menyebut soal keberadaan mafia yang membuat Indonesia selalu bergantung pada impor dalam memenuhi kebutuhan alat kesehatan (alkes) dan bahan baku obat-obatan melalui akun Instagramnya pada Kamis,  16 April 2020.


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00