Selama PSBB Pemkot Bogor Minta KRL Setop Selama 14 Hari, Ini Alasannya

Selama PSBB Pemkot Bogor Minta KRL Setop Selama 14 Hari, Ini Alasannya

Ahmad
2020-04-14 12:38:22
Selama PSBB Pemkot Bogor Minta KRL Setop Selama 14 Hari, Ini Alasannya
Foto: Twitter/CommuterLine

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ingin KRL berhenti beroperasi selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlangsung. Pernyataan tersebut dikatakan oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang mengatakan alasannya adalah banyak penumpukan di dalam stasiun.


"Dari laporan, dan kondisi di lapangan, memang masih terdapat penumpukan-penumpukan. Di dalam gerbong masih tidak ada social distancing dan itu, bertolak belakang dengan kaidah di PSBB," kata Dedie, kepada awak media, Selasa 14 April 2020.


"Di dalam gerbong, di luar, dan stasiun kan tidak ada social distancing. Gimana kita mau jamin manusia selamat, kan gitu," lanjutnya.


Dedie mengungkapkan Pemkot Bogor ingin PT KCI dan PT KAI menghentikan sementara kegiatan operasionalnya selama 14 hari, yakni terhitung mulai Bodebek menerapkan PSBB, Rabu 15 April 2020. 


"Ya lima-limanya, 5 kepala daerah (Bodebek), meminta ke PT KAI dan PT KCI untuk penghentian sementara kereta api, KRL, selama masa PSBB. Itu permintaannya," jelasnya.


Dedie mengatakan PT KAI dan PT KCI masih mempertimbangkan untuk bisa menerima usulan tersebut. Dia pun mengungkapkan Pemkot Bogor bersama 4 kepala daerah lainnya akan mengirimi surat ke PT KCI dan PT KAI agar kereta api bisa berhenti beroperasi selama PSBB berlangsung.


"Nanti kita (Bodebek) sama-sama secara kolektif bersurat Iya, nanti atau siang atau sore ini lah (mengirimi surat permohonan ke PT KCI dan PT KAI). Kan kita lagi konsepkan, suratnya bersama-sama, bukan hanya Kota Bogor. Jadi satu surat diteken oleh semua," pungkas dia.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00