Ini Penyebab Ketidak Sesuaian Data Kasus Positif Corona Antara Daerah dengan Pusat

Ini Penyebab Ketidak Sesuaian Data Kasus Positif Corona Antara Daerah dengan Pusat

Dedi Sutiadi
2020-04-07 19:30:00
Ini Penyebab Ketidak Sesuaian Data Kasus Positif Corona Antara Daerah dengan Pusat
Ilustrasi Virus Corona ( Gambar: Istimewa).

Perkembangan data kasus virus corona antara yang dipaparkan gugus tugas Covid-19 nasional dan provinsi, khususnya di wilayah Sumatera Utara, membuat masyarakat kebingungan. Karena ketidaksesuai jumlah kasus positif yang perbedaan angkanya cukup jauh.


Dimana sebagai contoh, data nasional menyebut pasien positif corona berjumlah 26 orang dengan empat meninggal dunia per Senin 6 April 2020 pukul 12.00 WIB. Sementara data gugus tugas Provinsi Sumut, kasus positif terpapar virus corona sebanyak 57 pasien dengan lima orang di antaranya meninggal dunia, berdasarkan data pada hari yang sama hingga pukul 17.00 WIB.


Jika dihitung-hitung, ada perbedaan jumlah pasien positif Covid-19 antara data provinsi dan nasional. Begitupun data korban meninggal selisih satu.


Juru bicara gugus tugas Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah tak menampik hal tersebut. Dia mengakui adanya perbedaan data antara daerah dan pusat.


Menurutnya, ketidaksesuaian ini disebabkan perbedaan pemahaman.


“Ada perbedaan pemahaman dalam persepsi terkait PDP, ODP dan OTG sehingga terjadi ketidaksinkronan data. Dalam waktu dekat kami akan berupaya menyatukan pemahaman,” ujar Aris, Senin 6 April 2020.


Lebih lanjut dia menjelaskan, data pasien Covid-19 yang ditampilkan gugus tugas Sumut merupakan rekapitulasi dari laporan gugus masing-masing kabupaten/kota. Data itu kemudian disinkronkan dengan laporan dari rumah sakit rujukan Covid-19.


“Masalah ini memang sudah menjadi perhatian. Kami berupaya bagaimana data ini bisa disinkronkan. Untuk diketahui, alur data kami terima dari gugus tugas kabupaten/kota. Semua disinkronkan dengan rumah sakit rujukan dan barulah kami tampilkan,” ujar Aris.


Pewarta: Alpandi

Editor: Dedi Sutiadi


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00