Warga Dusun Mbal-Mbal, Desa Lau Njuhar 1 Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di bawah rambingan (jembatan gantung) Sungai Lau Renun, Senin 2 Maret 2020.
Mayat tersebut diketahui bernama Bangsawan Solin (57) warga Kecamatan Lau baleng, Kabupaten Karo. Menurut dugaan warga, korban tewas akibat hanyut ke sungai Renun saat menjala ikan, pasalnya saat korban dievakuasi dari sungai terlihat ada jala terikat di tangan korban.
Kapolsek Tanah Pinem, AKP Benterman Silalahi membenarkan adanya penemuan mayat pria yang ditemukan warga di sungai Lau Renun persisnya di bawah rambing Mbalmbal Desa Lau Njuhar 1, Kecamatan Tanah Pinem Dairi.
Menurutnya pada hari Senin, anak korban Dongan Solin telah melaporkan ke Polsek Tanah Pinem bahwa ayahnya tidak kembali lagi ke rumah sejak Sabtu 29 Februari 2020. Diduga ayahnya Bangsawan Solin (57) warga desa Lau Baleng Kecamatan Lau Baleng Kabupaten Karo, pamit pergi menjala ikan ke Sungai Lau Renun, namun sampai sekarang tidak pulang ke rumah.
“Menurut anak korban, diduga ayahnya hanyut atau tenggelam di sungai saat menjala ikan,” kata Benterman Silalahi.
Setelah menerima laporan tersebut, berselang beberapa waktu kemudian, sekira pukul 10.00 WIB, saudara korban, Hati Br Sihombing menghubungi Dongan Solin via telepon seluler. Bahwa ayahnya sudah di temukan dalam keadaan tidak bernyawa di Sungai Lau Renun.
“Berdasarkan informasi tersebut, Saya mememerintahkan Kanit Res IPDA WTP Sinaga berangkat ke TKP dan selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Lau Baleng, Kabupaten Karo untuk dilakukan visum,” terang Benteman Silalahi.
Lanjut Benterman Silalahi, atas permintaan keluarga terhadap jenazah korban tidak dilakukan visum. Karena pihak keluarga ikhlas kalau korban tewas murni karena hanyut/tenggelam di Sungai Lau Renun.
“Usai dilakukan visum dan membuat surat tidak keberatan, Jenazah korban langsung kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” katanya.
Pewarta: Alpandi
Editor: dedi Sutiadi