Deposito 500 Juta USD Yang Diakui Sunda Empire Ternyata Palsu

Deposito 500 Juta USD Yang Diakui Sunda Empire Ternyata Palsu

adminweb
2020-02-26 21:30:00
Deposito 500 Juta USD Yang Diakui Sunda Empire Ternyata Palsu
Foto: Istimewa

Deposito senilai 500 juta USD di Bank DBS (Development Bank of Singapore) Swiss yang diakui dimiliki oleh Perdana Menteri Sunda Empire Nasri Banks telah dipastikan palsu oleh penyidik dari Polda Jabar. Kepastian didapat setelah polisi memintai keterangan dari Kedubes Swiss.

"Kami sudah mendapat jawaban dari Kedutaan Swiss itu palsu sertifikatnya, jadi tidak bisa dibuktikan," kata Dirkrimum Polda Jabar Kombes Hendra Suhartiono di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Rabu 26 Februari 2020.

Selain mengungkap deposito tersebut polisi mengungkapkan alasan penolakan penangguhan penahanan yang diajukan pelaku oleh penyidik. Menurut Hendra, penolakan tersebut karena diduga kuat pelaku bakal melakukan tindak pidana lagi atau menghilangkan barang bukti.

"Ya, tersangka mengajukan penangguhan. Tapi kan selama ini kami tidak lakukan penangguhan karena ada dugaan kuat mereka akan mengulangi tindak pidana lagi, menghilangkan barang bukti dan lain-lain, jadi tidak dikabulkan," kata Hendra.

Diketahui sebelumnya, Kuasa Hukum Rangga, Erwin Syahrudin dan Misbahul Huda, mendatangi Rutan Mapolda Jabar untuk mengajukan penangguhan penahanan dan meminta BAP dari penyidik untuk mengetahui tindak pidana yang dilakukan oleh kliennya.

Pihak Erwin mengajukan penangguhan penahanan setelah mendapat jaminan dari anak Rangga yakni Umar Sasana, jika kliennya tak akan melarikan diri dan bersifat kooperatif dalam menjalani proses pemeriksaan.

Alasan pihaknya mengajukan penangguhan penahanan karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan oleh kliennya. Namun, Erwin tak menjelaskan secara rinci apa yang dikerjakan oleh Rangga.


Share :