Pria berniasial F penyebar video hoax yang menyebut virus Corona sudah masuk ke Medan, dan pasien corona dirawat di RS Adam Malik minta maaf. Permintaan maaf itu disampaikan F saat bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan.
F mengakui bahwa dirinya salah karena langsung mempercayai informasi yang didapatnya terkait ada pasien terjangkit virus corona dan dirawat di RSUP Haji Adam Malik Medan.
Permintaan maaf itu disampaikan F saat bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, dan meminta maaf kepada, pihak RSUP H Adam Malik Medan dan juga seluruh masyarakat Sumut yang resah karena informasi hoax yang disebarkannya.
"Dengan rasa penyesalan yang sedalam-dalamnya saya meminta maaf kepada Dinas Kesehatan Sumut dan jajarannya, kepada pihak RSUP H Adam Malik dan juga masyarakat Sumut yang resah setelah menonton video saya,"ujar F sambil menunjukan raut wajah penyesalan di Medan, Minggu 16 Februari 2020.
Dalam kesempatan itu F memberikan pengakuan kepada Kadis Kesehatan Sumut kalau dirinya tidak berniat untuk menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat atau pun pihak manapun. Karena sedikit panik dan ingin masyarakat segera masyarakat mengetahui informasi yang didapatnya F pun lupa untuk mengkoresksi kebenaran dari informasi tersebut.
"Yang ada dalam pikirannya saya saat itu bagaimana masyarakat bisa segera dapat informasi dan bisa berhati-hati. Salahnya saya tidak mengkroscek benar tidaknya info itu. Makanya melalui Kadis Kesehatan Sumut saya mengaku menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama," ujar F lagi sambil berulang kali menyampaikan kata maaf kepada Kadis Kesehatan Sumut.
Melihat ketulusan F yang meminta maaf sekaligus mendengarkan penjelasan F yang memang tidak berniat membuat keresahan ditengah-tengah masyarakat, Alwi Mujahit menerima permintaan maaf F. Namun Alwi kembali berpesan dan mengingatkan F agar tidak mengulangi perbuatannya yang sama.
"Ini menjadi pembelajaran bagi siapa saja untuk tidak langsung percaya dengan informasi yang didapatkan. Harus dikroscek kebenarannya. Persoalan ini saya anggap selesai dan saya berharap kejadian ini terakhir terjadi. ,"ujar Alwi Mujahit sambil menerima permintaan maaf F.
Alwi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada ditemui ada pasien positif virus Corona di Sumatera Utara.
"Selain berprilaku hidup bersih mari kita sama-sama berdoa agar kita warga Sumut terhindar dari penyebaran virus Corona,"pungkasnya.
Sebelumnya masyarakat Sumatera Utara, dihebohkan setelah beredar sebuah video berdurasi 49 detik di aplikasi percakapan WhatsApp. Dalam video tersebut, seorang pria yang berinisial F menggunakan masker tersebut menyebut virus Corona sudah masuk ke Medan, dan pasien dirawat di RSUP H Adam Malik.
Kontributor Medan: Alpandi