Dipo Alam: Omnibus Law yang Digagas Jokowi Lemahkan Buruh

Dipo Alam: Omnibus Law yang Digagas Jokowi Lemahkan Buruh

Prayogo
2020-02-16 23:26:12
Dipo Alam: Omnibus Law yang Digagas Jokowi Lemahkan Buruh
Foto: Ist

Sekretaris Kabinet periode 2010-2014, Dipo Alam, mengkhawatirkan pemerintah gegabah melangkah dalam menyiapkan rancangan Omnibus Law Cipta Kerja yang sebelumnya bernama Cipta Lapangan Kerja (Cilaka). Inisiatif Pemerintah ini, menurut Dipo telah memancing reaksi keras kalangan buruh.


“Sejak awal sudah kelihatan (Omnibus Law) hanya akan memunculkan gejolak di tengah masyarakat. Di satu sisi Pemerintah melibatkan banyak sekali pengusaha dalam penyusunan draf Omnibus Law tersebut, namun di sisi lain kaum buruh yang juga akan terdampak justru dipinggirkan,” katanya dalam diskusi online yang digelar Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Minggu 16 Februari 2020.


Menurut Dipo, Pemerintah harus berhati-hati dalam menyusun kebijakan. Setiap beleid yang berpotensi memperbesar ketimpangan atau mencederai rasa keadilan publik, sudah seharusnya tidak dirilis.


Hal ini, lanjutnya, hanya akan memperbesar risiko terjadinya konflik di masa mendatang.


“Kita ingat, pada 1978 dulu, saat Indeks Gini (ukuran kesenjangan) Indonesia mencapai 0.38, yang merupakan rekor tertinggi ketimpangan ekonomi, sehingga meningkatkan angka ketidakpuasan dan turunnya kepercayaan terhadap pemerintah, yang dilakukan oleh rezim militer Orde Baru justru adalah meluncurkan program P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila),” ujar Dipo. 


Gaya seperti itu, dianggap Dipo berulang di Pemerintahan Jokowi. Pada 2010 lalu, saat angka ketimpangan mencapai rekor terbaru 0.41, yang merupakan angka terburuk sepanjang sejarah Indonesia, Pemerintah justru mengeluarkan Perpres No. 54/2017 mengenai pembentukan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), yang kini diubah lagi menjadi BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila). 


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00