27 Drum Limbah Radioaktif di Komplek Batan Diangkut Truk

27 Drum Limbah Radioaktif di Komplek Batan Diangkut Truk

Ahmad
2020-02-16 15:18:45
27 Drum Limbah Radioaktif di Komplek Batan Diangkut Truk
Petugas sedang mengambil limbah radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Limbah tersebut, ditaruh di dalam drum dan kemudian diangkut memakai truk ke PLTR (Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. Foto: Istimewa

Petugas sedang mengambil limbah radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Limbah tersebut, ditaruh di dalam drum dan kemudian diangkut memakai truk ke PLTR (Pusat Teknologi Limbah Radioaktif).


Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Heru Umbara mengatakan ada sekitar 28 petugas yang terbagi dalam empat kelompok untuk mengambil limbah radioaktif di Perumahan Batan. 


"(Bekerja) dengan cara memasukkan tanah ke drum. Kelompok pertama tadi sudah bekerja menghasilkan 27 drum. Selama 1 jam, kelompok pertama mengumpulkan 27 drum tanah yang nanti akan dibawa ke PTLR," kata Heru kepada wartawan di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangsel, Minggu 16 Februari 2020.


Heru mengatakan, tanah yang mengandung zat radioaktif tersebut masih dalam kategori aman, yakni 2-10 mikrosievert/jam.


Dia mengatakan kelompok kedua telah mengambil 12 drum. Dari pengambilan tanah ini, diketahui dosis tanahnya lebih rendah ketimbang drum yang telah diangkut kelompok pertama.


"Hasil dari penerimaan paparan lebih kecil lagi. Karena mungkin di kelompok pertama tadi sudah terangkat banyak. Jadi penerimaan dosisnya antara 2-10 mikrosirvert. Bahkan ada yang nol koma. Batasannya 80 mikrosievert. Masih di bawah," lanjutnya.


Heru mengatakan, pihaknya akan melakukan mapping untuk proses pengambilan zat radioaktif dengan cara pengkerukan.


"Jadi yang sudah dilakukan (pengerukan) 10. Sekarang itu kan tidak dikeruk, kita mengambil dari yang sudah dikeruk. Ini kan ada gundukan tanah. Mungkin nanti kalau paparannya masih ada di atas, kita akan lanjutkan pengerukan. Kita lakukan per 10 sentimeter," pungkasnya.





Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00