Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, kembali menempatkan perlindungan kawasan konservasi sebagai perhatian serius. Komisi IV DPR RI meminta penanganan tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga memperkuat pencegahan dan pemulihan kawasan.
Perhatian tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Komisi IV ke Way Kambas. Anggota DPR menilai pola kebakaran yang berulang menunjukkan perlunya evaluasi terhadap sistem deteksi dan penanganan titik api.
Way Kambas memiliki posisi penting dalam konservasi satwa Indonesia. Kawasan tersebut menjadi habitat berbagai spesies yang dilindungi, termasuk gajah sumatera, badak sumatera dan harimau sumatera.
Kebakaran dapat memberikan dampak yang jauh lebih panjang dibandingkan periode ketika api masih menyala. Vegetasi yang terbakar dapat menghilangkan sumber makanan, mengubah ruang hidup satwa dan memengaruhi keseimbangan ekosistem.
Karena itu, pemulihan setelah kebakaran menjadi bagian penting. Kawasan yang rusak perlu dipantau untuk mengetahui apakah vegetasi dapat pulih secara alami atau membutuhkan intervensi tambahan.
Pencegahan juga harus dimulai sebelum musim rawan mencapai puncaknya. Patroli, pemetaan wilayah rawan, kesiapan peralatan dan sistem komunikasi petugas menjadi faktor penting agar titik api dapat ditangani ketika masih kecil.
Keterlibatan masyarakat di sekitar kawasan juga tidak dapat diabaikan. Informasi mengenai kemunculan asap atau aktivitas mencurigakan dapat membantu petugas merespons lebih cepat.
Komisi IV mendorong pemerintah dan pengelola taman nasional melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kejadian sebelumnya. Tujuannya bukan sekadar mengetahui berapa luas kawasan terbakar, tetapi mencari pola dan penyebab sehingga kejadian yang sama tidak terus berulang.
Dengan fungsi ekologis Way Kambas yang sangat penting, keberhasilan penanganan karhutla pada akhirnya bukan hanya soal memadamkan api. Tujuan besarnya adalah memastikan habitat tetap dapat mendukung kehidupan satwa yang populasinya sudah menghadapi tekanan.





