Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur, masih menjadi perhatian pada Rabu, 2 September 2026.
BPBD Jawa Timur mencatat sekitar 598 hektar lahan serta vegetasi alami di kawasan tersebut telah terdampak kebakaran.
Semeru salah satu kawasan aktif yang masih memiliki titik kebakaran setelah kejadian karhutla di Ponorogo, Arjuno-Welirang dan Gunung Wilis dilaporkan telah padam.
Data pemantauan juga mencatat sekitar 91 titik panas di Jawa Timur. Meski begitu, BPBD menegaskan tidak seluruh titik panas otomatis menunjukkan terjadinya kebakaran.
Medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan untuk mencegah api semakin meluas.





