Fenomena suara horeg di Jawa Timur kembali menjadi sorotan setelah tercatat tiga orang meninggal dalam berbagai kejadian yang berkaitan dengan kegiatan tersebut sepanjang Agustus 2026.
Korban berasal dari kejadian yang berbeda. Salah satunya merupakan kru sound yang mengalami kecelakaan setelah kepalanya terbentur gapura ketika berada di atas kendaraan pengangkut perangkat audio.
Kasus lainnya terjadi ketika seorang peserta parade di Banyuwangi tiba-tiba ambruk dan meninggal dunia. Insiden terpisah juga terjadi dalam rangkaian kegiatan sound horeg di wilayah Jawa Timur lainnya.
Perkembangan tersebut membuat Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepolisian mengizinkan penyelenggaraan acara sound horeg agar kejadian serupa tidak kembali memakan korban.
Selain masalah keselamatan, penggunaan sistem suara berdaya tinggi juga terus mendapat sorotan karena potensi dampaknya terhadap pendengaran dan lingkungan sekitar.





