Kasus kecelakaan yang dialami Lexi Valleno Havlenda, adik penyanyi Keisya Levronka, kini memasuki babak baru.
Setelah proses komunikasi dengan pihak Universitas Tarumanegara (Untar) tak kunjung mencapai kesepakatan, keluarga akhirnya resmi mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Kuasa hukum keluarga, Hendro Widodo, menjelaskan bahwa gugatan diajukan bukan untuk meminta tuntutan yang berlebihan, melainkan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas insiden yang membuat kondisi kesehatan Lexi berubah drastis.
Nilai gugatan yang diajukan disebut mencapai lebih dari Rp1 miliar, yang diperuntukkan bagi kebutuhan pengobatan serta perawatan jangka panjang.
Menurut Hendro, salah satu alasan utama gugatan dilayangkan adalah perbedaan pandangan terkait penyelesaian perkara.
Pihak kampus disebut sempat menawarkan "bantuan", bukan "ganti rugi". Bagi keluarga, penggunaan istilah tersebut dinilai menunjukkan tidak adanya pengakuan tanggung jawab dari pihak universitas atas kecelakaan yang terjadi di lingkungan kampus.
Kekecewaan serupa juga sebelumnya disampaikan oleh ibunda Lexi, Levi Leonita Davies. Ia mengaku komunikasi dengan pihak kampus sejak awal kejadian berjalan cukup sulit.
Meski menegaskan bahwa uang tidak akan pernah bisa mengembalikan kondisi putrinya seperti semula, Levi mengatakan biaya yang diminta bertujuan untuk menjamin kebutuhan medis Lexi di masa mendatang.
Hingga kini, proses pemulihan Lexi masih berlangsung. Ia mengungkapkan bahwa kerusakan saraf yang dialaminya membuat aktivitas sehari-hari belum bisa dilakukan secara normal.
Selain itu, Lexi masih memerlukan pendampingan dalam menjalani berbagai kegiatan karena kondisinya belum pulih sepenuhnya.
Sidang perdana gugatan sempat ditunda lantaran pihak tergugat tidak hadir di persidangan. Proses hukum pun akan kembali berlanjut sesuai jadwal yang ditetapkan pengadilan.
Sebagai informasi, kecelakaan tersebut terjadi pada April 2023 saat Lexi mengikuti kegiatan caving atau panjat tebing yang diselenggarakan oleh organisasi mahasiswa di lingkungan Untar.
Diduga alat pengaman yang dikenakannya terlepas sehingga ia terjatuh dari ketinggian sekitar lantai enam.
Insiden itu menyebabkan Lexi mengalami luka berat, mulai dari tulang ekor yang remuk hingga harus dipasang pen, trauma ginjal, paru-paru terendam darah, serta robekan pada organ hati.



