Jakarta - Teuku Rassya akhirnya buka suara terkait isu kehadiran ibunya, Tamara Bleszynski, dalam pernikahannya dengan Cleantha Islan. Ia menegaskan bahwa tidak mungkin dirinya mengundang sang ibu hanya sebagai tamu dalam momen penting tersebut.
Lewat unggahan di media sosial, Rassya meluruskan informasi yang beredar dan memastikan bahwa posisi Tamara sejak awal merupakan bagian dari keluarga inti dalam rangkaian acara pernikahan.
Klarifikasi Soal Posisi Tamara
Rassya menegaskan bahwa anggapan ibunya hadir hanya sebagai tamu tidak sesuai dengan fakta. Ia bahkan menyampaikan langsung dalam pernyataannya, “Mana mungkin terlintas buat ngundang ibu sendiri sebagai tamu?”
Ia menjelaskan bahwa dalam rundown acara, Tamara termasuk dalam urutan utama prosesi keluarga. “Jelas kok dari potongan rundown-nya, dari semua orang tua saya, nama siapa yang berada di urutan paling pertama untuk saya sungkem di saat prosesi adat pada akad,” tulisnya.
Kendala Komunikasi Jadi Pemicu
Menurut Rassya, situasi ini berawal dari persiapan busana pernikahan. Awalnya, pihak keluarga sudah menawarkan bantuan untuk menyiapkan pakaian akad dan resepsi, namun Tamara memilih menggunakan jasa kenalannya di Bali.
Rencana tersebut berubah karena kondisi penjahit yang menurun, sehingga Tamara meminta bantuan mencarikan alternatif. Namun, komunikasi yang kurang lancar di hari-hari terakhir memicu kebingungan.
Dalam pesan yang dibagikan, Tamara mengungkapkan kondisinya, “Mama sudah tua dan pusing dengan info-info yang berbeda. Tidak apa-apa Sya mama dateng resepsi aja.”
Unggah Bukti Percakapan
Untuk memperjelas situasi, Rassya juga membagikan bukti percakapan pribadinya dengan sang ibu. Ia ingin menunjukkan bahwa keputusan Tamara hadir sebagai tamu di resepsi bukan karena hubungan yang renggang, melainkan akibat kondisi dan situasi saat itu.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya sempat berusaha membujuk Tamara agar tetap hadir di seluruh rangkaian acara, termasuk akad.
Rassya berharap penjelasan ini bisa meluruskan kesalahpahaman yang berkembang di publik dan menegaskan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk menempatkan ibunya di luar posisi keluarga inti.




