Sebuah instalasi audiovisual berskala besar tengah menyita perhatian publik seni kontemporer. Karya berjudul “The Dot” menampilkan pengalaman visual yang imersif melalui permainan cahaya, ritme, dan persepsi ruang yang dirancang secara presisi.
Instalasi ini tersusun dari 480 unit laser yang masing-masing dapat dikendalikan secara individual. Seluruh perangkat tersebut dipasang pada sebuah struktur berbentuk bola logam, menciptakan pancaran cahaya yang seolah membelah ruang dan mengaburkan batas antara dimensi fisik dan ilusi visual. Pengunjung diajak merasakan sensasi berada di dalam lanskap futuristik yang terus berubah mengikuti komposisi audiovisualnya.
“The Dot” merupakan karya dari We Are Tundra, sebuah kolektif seni audiovisual yang dikenal melalui eksplorasi teknologi, cahaya, dan suara dalam format instalasi berskala besar. Alih-alih bekerja sebagai seniman individual, We Are Tundra beroperasi sebagai tim multidisipliner yang menggabungkan praktik seni, desain, dan teknologi untuk menciptakan pengalaman sensorik yang mendalam.
Saat ini, instalasi tersebut dipamerkan di TSEH Space dan dapat dikunjungi hingga 8 Februari, sebagai bagian dari rangkaian pameran tunggal terbaru yang melibatkan praktik kolektif. Kehadiran karya ini mempertegas posisi seni berbasis teknologi sebagai medium yang tidak hanya visual, tetapi juga eksperimental dan reflektif terhadap cara manusia memaknai ruang serta persepsi.

