WHITE NOISE FM menghadirkan instalasi bertajuk RELIQUARY, sebuah karya seni yang menyoroti hubungan kompleks antara tubuh manusia, representasi visual, dan cara masyarakat mengonsumsi konten di era digital. Karya ini muncul sebagai respons terhadap banjir citra dan informasi yang kerap diterima secara terpotong dan tanpa konteks utuh.
Melalui pendekatan konseptual, RELIQUARY mengangkat isu disembodiment serta bagaimana algoritma membentuk persepsi publik. Fragmen visual yang terus berulang menciptakan ilusi pemahaman, sementara makna yang lebih dalam perlahan mengabur. Instalasi ini menempatkan kondisi tersebut sebagai pengalaman kolektif yang akrab dengan kehidupan sehari-hari.
Secara visual, karya ini mengadopsi bentuk yang menyerupai relik atau objek sakral. Pilihan ini menjadi kritik terhadap proses “pensakralan” citra—bagaimana sesuatu dapat memperoleh nilai dan otoritas hanya melalui framing, display, dan cara ia disajikan kepada publik.
Mannequin digunakan sebagai medium utama, berfungsi sebagai representasi tubuh manusia sekaligus penopang busana. Tubuh hadir sebagai proksi, bukan individu, menegaskan jarak antara tubuh fisik dan citra yang dikonstruksi. Dalam konteks ini, fashion tidak sekadar objek, tetapi bagian dari narasi visual yang lebih luas.
Dari sisi produksi, RELIQUARY dirancang dengan teknologi manufaktur digital, menggabungkan cetak 3D, laser-cut, dan komponen khusus yang dirancang secara presisi. Lebih dari sekadar instalasi visual, karya ini menawarkan ruang refleksi kritis tentang bagaimana makna dibentuk, dikonsumsi, dan dipercaya di tengah lanskap digital yang serba cepat.


