Singapura kembali menegaskan posisinya sebagai pusat seni Asia Tenggara melalui rangkaian Singapore Art Week 2026. Salah satu program yang mencuri perhatian tahun ini datang dari STPI – Creative Workshop & Gallery (Singapore Tyler Print Institute), sebuah institusi seni yang dikenal fokus pada pengembangan dan eksplorasi medium cetak dalam praktik seni kontemporer.
Program bertajuk The Print Show & Symposium ini berlangsung pada akhir Januari 2026 di ruang STPI, Robertson Quay, dan menjadi bagian dari agenda resmi Singapore Art Week. Pameran ini dirancang sebagai ruang pertemuan lintas praktik yang menyoroti bagaimana seni cetak terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Sebagai edisi perdana, pameran ini menghadirkan karya dari sejumlah seniman internasional ternama. Jeff Koons, Yayoi Kusama, dan David Hockney menjadi beberapa nama yang ikut berpartisipasi, menampilkan pendekatan khas masing-masing terhadap medium cetak. Kehadiran para seniman tersebut memperkuat posisi acara ini sebagai salah satu sorotan penting dalam Singapore Art Week 2026, sekaligus menarik perhatian publik dan pelaku seni global.
Selain pameran, STPI juga menyelenggarakan rangkaian diskusi dan simposium yang mempertemukan seniman, kurator, serta akademisi dari berbagai negara. Forum ini membahas peran seni cetak dalam konteks sosial, politik, dan budaya, termasuk bagaimana medium tersebut bernegosiasi dengan teknologi dan praktik seni kontemporer masa kini.
Melalui The Print Show & Symposium, STPI tidak hanya menghadirkan karya, tetapi juga membuka ruang dialog yang lebih luas mengenai posisi seni cetak di lanskap seni kontemporer. Di tengah padatnya agenda Singapore Art Week 2026, program ini menjadi penanda penting upaya institusi tersebut dalam mendorong wacana dan pemahaman publik terhadap praktik seni cetak.



