Karya Relief Raksasa Katsuhiro Otomo Resmi Hadir di Stasiun Ginza Tokyo

Karya Relief Raksasa Katsuhiro Otomo Resmi Hadir di Stasiun Ginza Tokyo

Miftakhul Hasanah
2026-01-20 14:14:58
Karya Relief Raksasa Katsuhiro Otomo Resmi Hadir di Stasiun Ginza Tokyo
Procession spin

Tokyo kembali menghadirkan seni ke ruang publik melalui karya terbaru Katsuhiro Otomo. Seniman legendaris Jepang yang dikenal lewat dunia animasi dan manga ini meresmikan sebuah relief dinding berskala besar di Stasiun Tokyo Metro Ginza pada 15 Desember 2025. Karya tersebut berjudul Procession Spin dan dipasang sebagai instalasi permanen di jalur Hibiya.

Relief ini berukuran sekitar 7 meter dengan tinggi 2,4 meter dan dikerjakan dalam kurun waktu dua tahun. Karya tersebut tersusun dari ratusan elemen yang memadukan keramik, perunggu, serta berbagai lapisan glasir. Dalam proses produksinya, Otomo menggandeng para perajin dari studio CREARE Atami-Yugawara yang berpengalaman dalam pengerjaan seni publik berskala besar.

Melalui Procession Spin, Otomo merangkum perjalanan budaya dan peradaban manusia. Visual pada relief ini disusun secara berurutan dari kanan ke kiri, dimulai dari simbol-simbol kebudayaan kuno era Jomon, berlanjut ke representasi masa kini melalui figur Kannon berkepala sebelas, hingga gambaran masa depan yang ditampilkan lewat bentuk logam dan elemen arsitektur industrial.

Nuansa fiksi ilmiah yang menjadi ciri khas Otomo juga hadir secara halus dalam karya ini. Salah satu detail yang mencuri perhatian adalah sosok pengendara motor berbaju merah di sudut relief, yang menjadi isyarat bagi penggemar karya-karya Otomo, khususnya Akira.

Sebagai karya seni yang ditempatkan di ruang publik, Procession Spin dirancang agar dapat dinikmati dari berbagai sudut pandang. Otomo menyatakan bahwa setelah dipasang, karya tersebut sepenuhnya menjadi milik masyarakat dan terbuka untuk dimaknai secara personal oleh setiap pengunjung yang melintas di stasiun.

Dengan kehadiran karya ini, Stasiun Ginza tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara kehidupan sehari-hari dan ekspresi seni kontemporer Jepang.


Share :