Erick Thohir Optimis Bandara Kualanamu Bisa Bikin Perdagangan Indonesia dan India Meningkat

Erick Thohir Optimis Bandara Kualanamu Bisa Bikin Perdagangan Indonesia dan India Meningkat

Andrico Rafly Fadjarianto
2022-07-07 17:23:20
Erick Thohir Optimis Bandara Kualanamu Bisa Bikin Perdagangan Indonesia dan India Meningkat
Erick Thohir Optimis Bandara Kualanamu Bisa Bikin Perdagangan Indonesia dan India Meningkat (Foto: Istimewa)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir optimis Bandara Internasional Kualanamu di Sumatera Utara bisa bikin perdagangan Indonesia dan India meningkat.

Hal ini Erick Thohir sampaikan ketika menghadiri acara penandatanganan penyerahan Pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu ke PT Angkasa Pura Aviasi, anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero) yang juga jadi perusahaan konsorsium bersama GMR Group dari India di Gedung Sarinah, Jakarta, Kamis, 7 Juli 2022.

Acara penandatanganan ini juga dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin.

Baca Juga: Ajak UEA Investasi, Erick Thohir Optimis Indonesia Bisa Menjadi Macan Baru Asia

Erick Thohir optimis kolaborasi AP II dan GMR Group bakal membuat kegiatan perdagangan Indonesia dan India menjadi lebih mudah, dengan menggunakan Bandara Kualanamu sebagai penghubungnya.

"Perdagangan selatan ke selatan sangat berpotensi. Tak hanya berbentuk barang, tapi juga transportasi dari manusianya sendiri," ujar Erick.

Erick mengatakan Indonesia dan India memiliki hubungan dagang yang sangat bagus, karena sama-sama berstatus sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia.

"Kita perlu daging. Tapi India juga perlu batu bara dari Indonesia. Ini konteks yang saling menguntungkan," imbuhnya.

Erick juga optimis dengan adanya kolaborasi ini akan mendorong trafik yang lebih tinggi dari India ke Indonesia, maupun sebaliknya. Sehingga maskapai dari kedua negara tak perlu dulu transit ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

"Ini poin positif. Pembangunan ekonomi tak hanya di Pulau Jawa saja. Ekonomi di Pulau Sumatera juga jadi kekuatan sendiri. Bapak Presiden sudah investasi jalan tol di sana. Ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sana dan membuka lapangan pekerjaan," ucapnya.

Kolaborasi tersebut juga akan memperbaiki sistem rantai pasok Indonesia, yang selama ini dianggap lemah.

Baca Juga: Pulang dari UEA, Erick Thohir Sebut Emirates dan Etihad Jadi Calon Investor Garuda Indonesia

"Bagaimana kita bisa berkompetisi kalau harga logistik mahal. Kita ingin pastikan ekosistem di darat-laut-udara harus lebih kompetitif, agar pertumbuhan ekonomi Indonesia 5 persen per tahun akan terus tumbuh sampai 2045, dan jadi negara ekonomi terbesar keempat dunia," pungkasnya.


Share :