Program Menteri BUMN, Erick Thohir dalam bangkitkan UMKM Tanah Air pasca dilanda pandemi mendapat apresiasi pelaku UMKM Kota Batam. Program Erick yang dimaksud itu seperti bantuan permodalan, peningkatan kemampuan usaha hingga ke pendampingan produksi lewat Rumah BUMN.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 3.639 UMKM dibina oleh Rumah BUMN Kota Batam. Melalui CEO Muda Rumah BUMN juga sudah berhasil mengadakan sebanyak 341 pelatihan seputar pengelolaan keuangan hingga pemasaran produk.
Baca Juga: Demi Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Erick Thohir Ajak Perempuan Tanjung Pinang ikut Program Mekaar
Salah satu pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Kota Batam yang menjalankan usaha Bengkel Tanjak bernama Tarmizi mengaku omset yang ia dapatkan bisa menurun hingga 90% akibat dampak pandemi.
“Saya mengandalkan pesanan dari Singapura dan Malaysia, sekarang pasarnya juga lesu. Orderan jadi sepi. Saya masih terbantu dengan penjualan dari online,” tutur Tarmizi.
Baca Juga: Survei Litbang Kompas Sebut Pendukung Erick Thohir Paling Loyal Dibanding Capres Lain
Dan kini, Tarmizi mencoba menjual produknya lewat platform PaDi UMKM. Justru ia mengaku sangat terbantu untuk menjalankan UMKMnya. Ia pun mengajak semua pelaku UMKM agar memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh Rumah BUMN untuk bangkitkan UMKM pasca dilanda pandemi.
Terpisah, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, dalam kunjungannya ke Rumah UMKM Kota Batam mendorong UMKM Kota Batam untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh Rumah BUMN.
Baca Juga: Erick Thohir Gelar Pasar Sembako Murah untuk Bantu Masyarakat Tanjung Pinang
“Saya ingin UMKM Kota Batam ini semakin cepat Go Online, promosikan produk Bapak Ibu di PaDi UMKM” tutur Arya Sinulingga.
Lebih lanjut, Arya juga meminta kolaborasi BUMN untuk memberikan berbagai pelatihan untuk UMKM. Mulai dari pelatihan digital marketing yang akan diberikan oleh Telkom dan juga pengembangan bisnis oleh BRI.