Indonesia Moeda Gelar Ngobrol Kopi dan Selera Politik Anak Moeda

Indonesia Moeda Gelar Ngobrol Kopi dan Selera Politik Anak Moeda

Dedi Sutiadi
2021-12-23 16:15:09
Indonesia Moeda Gelar Ngobrol Kopi dan Selera Politik Anak Moeda
Indonesia Moeda Ngobrol Kopi

Indonesia Moeda gelar diskusi publik bertema Kopi dan Selera Politik Anak Moeda. Ini merupakan gelaran diskusi publik dengan mengundang sejumlah tokoh mulai dari politisi hingga pengamat politik. 

Baca juga: Indonesia Moeda Deklarasi Dukung Erick Thohir For President 2024, Sosok Inspiratif di Era Transformasi 

Ngobrol Kopi Soal Politik 


Ngobrol dan kopi memang sangat identik dengan anak muda. Tidak heran jika Indonesia Moeda gelar diskusi dengan gaya santai anak muda namun tetap dengan obrolan yang mendalam dan substantif. Diskusi sesi pertama ini mengangkat topik tentang Selera Politik Anak Moeda.   

Undang Politisi dan Pengamat  


Acara Ngobrol Kopi dan Selera Politik Anak Moeda ini digelar di Kopi Deo, kafe di daerah Tebet Jakarta Selatan. Acara digelar pada Kamis 23 Desember 2021 jam 13.30 WIB. 

Acara tersebut mengundang sejumlah tokoh mula dari aktivis, politisi hingga pengamat politik. Para pembicara dalam acara tersebut diantaranya Ricky Valentino (Politisi Nasdem), Fahri Hamzah (Politisi Gelora), Ahan Syahrul Arifin (Politisi Golkar), Atras Mafazi (Politisi Gerindra), Bambang Priakusuma (CEO Indonesia Moeda), Hadi Suprapto Rusli (Direktur Riset Indo Barometer), Ilham F. Wiratmaja (CEO Sundahejo Coffee). 

Apa itu Indonesia Moeda? 


CEO Indonesia Moeda, Bambang Pria Kusuma menuturkan, Indonesia Moeda didirikan pada tanggal 28 Oktober 2021, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Tujuan dari didirikannya Indonesia Moeda agar bisa menjadi wadah anak muda untuk bersama bertransformasi untuk kemajuan Indonesia.

Baca juga: Peduli Anak Muda, Jadi Alasan Indonesia Moeda Dukung Erick Thohir Presiden 2024 

"Hadirnya Indonesia Moeda dilatarbelakangi bahwa anak-anak muda ini harus bangkit, harus punya gerakan transformasi dari bukan siapa-siapa menjadi apa-apa. Di Indonesia Moeda ini dari latar belakang yang berbeda-beda, baik itu pengusaha, aktivis, profesional, dan tokoh-tokoh muda potensial lainya," kata Bambang dalam konferensi pers di Jakarta pada Minggu 5 Desember 2021.


Share :