Ini Akun Twitter yang Tuding Shani Punya Skandal Seks dengan Manajemen JKT48

Ini Akun Twitter yang Tuding Shani Punya Skandal Seks dengan Manajemen JKT48

Foto
Shani Indira Natio (foto: Instagram/ @jkt48shani)

Akun Twitter yang menuding Shani JKT48 berserta member lainnya bernama Gracia dan Feni punya skandal seks dengan manajemen JKT48 kini banyak dicari publik. Dan saat ini, akun tersebut telah dilaporkan ke polisi.

Baca Juga: Ini Sinopsis Lengkap Daftar Pemain Drama Korea Happiness di tvN

Akun Twitter yang Tuding Shani Punya Skandal Seks


Berdasarkan penelusuran Correcto.id, akun Twitter yang menuding Shani JKT48 beserta rekannya Gracia dan Feni punya skandal seks bernama @kazeo_77.

Akun tersebut menuding hal itu karena melihat beberapa member yang kerap mendapatkan panggung dari JKT48, sedangkan yang lainnya jarang tampil.

"Gue yakin ya, nih pasti Shani, Gracia sama Feni udah ngebayar si fufuritsu biar nama mereka lebih diutamakan dan di up terus!!! Ngebayar pake ME**K," cuit pemilik akun @kazeo_77.

Akun Twitter yang Tuding Shani Punya Skandal Seks Telah Hilang


Ditelusuri Correcto.id akun tersebut kini telah tidak ditemukan atau hilang. Kicauan yang beruapa pencemaran nama baik itu juga tidak ditemukan lagi.

Sebelumnya, Shani dan JKT48 sudah berusaha menghubungi pelaku. Namun pelaku juga tidak memberikan jawaban.

Baca Juga: Profil dan Biodata Marcell Darwin, Pemeran Devano dalam Serial DevNay di Genflix

Akun Twitter yang Tuding Shani Punya Skandal Seks Dilaporkan ke Polisi

Akibat tidak ada jawaban, kini Shani dan JKT48 sudah melakukan upaya hukum. Mereka melaporkan pemilik akun tersebut ke polisi dengan dugaan adanya pencemaran nama baik melalui media elektronik.

"Dikarenakan tidak adanya respon dari @kazeo_777 terhadap peringatan yang kami kirimkan pada tanggal 13 November 2021," cuit manajemen JKT48 dikutip Rabu (17/11/2021).

"Hari ini 16 November 2021 @N_ShaniJKT48 bersama JKT48 Operation Team telah melaporkan ybs ke SPKT Polda Metro Jaya atas Pencemaran Nama Baik Melalui Media Elektronik," lanjutnya.

Dalam laporannya ke polisi, Shani dan JKT48 belum tahu siapa pelaku tersebut. Dari laporan polisi itu diketahui nama terlapor masih dalam lidik.