Awal Mula Manajer Bhayangkara FC Ludahi Pelatih Persib Bandung

Awal Mula Manajer Bhayangkara FC Ludahi Pelatih Persib Bandung

Alpandi Pinem
2021-10-18 14:50:29
Awal Mula Manajer Bhayangkara FC Ludahi Pelatih Persib Bandung
Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Kombes Pol Sumardji membuka masker dan meludahi pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts, viral di media sosial twitter. (Sumber: Twitter).


Laga Bhayangkara FC Vs Persib Bandung berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Maung Bandung. Namun dalam duel tersebut Bhayangkara FC Vs Persib Bandung dinodai aksi tidak terpuji dari COO Bhayangkara FC, Sumardji.

Baca Juga: Video Detik-detik Manajer Bhayangkara FC Ludahi Pelatih Persib Bandung

Manajer Bhayangkara FC Ludahi Pelatih Persib Bandung


Beredar sebuah video pendek yang merekam aksi Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Kombes Pol Sumardji membuka masker dan meludahi pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts, viral di media sosial twitter. Aksi itu terjadi usai pertandingan Bhayangkara FC vs Persib Bandung, Sabtu (16/10/2021) kemarin.

Dalam cuplikan video itu, setelah wasit meniup peliut panjang tanda akhir pertandingan, Robert Alberts terlihat dihampiri oleh sosok yang diduga dari official Bhayangkara FC. Belakangan diketahui, sosok tersebut adalah COO Bhayangkara FC, Sumardji, yang juga menjabat Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Bengkulu.

Dalam tayangan langsung Indosiar dan cuplikan videonya diunggah akun Twitter @kabarpersib, terlihat Robert sedang berdiskusi dengan seseorang, kemudian datang salah satu official Bhayangkara FC yang diyakini manajer Bhayangkara FC, Sumardji. Tak hanya menghampiri Robert, tampak Sumardji membuka maskernya, lalu mendorong Robert dan terlihat seperti ada gestur meludahi Robert.

Baca Juga: Profil dan Biodata Sumardji, Polisi dan Manajer Bhayangkara FC yang Ludahi Pelatih Persib Bandung

Awal Mula Manajer Bhayangkara FC Ludahi Pelatih Persib Bandung 


Adapun awal mula kejadian yakni panasnya pertandingan Bhayangkara vs Persib. Tepat seusai wasit meniup peluit panjang, keributan terjadi di depan bangku cadangan. Kejadian bermula saat pemain cadangan Bhayangkara FC menggeruduk bangku cadangan Persib Bandung dan terlibat adu mulut.

Menit-menit akhir pertandingan Bhayangkara vs Persib memang terlihat panas. Hal tersebut disinyalir menjadi pemicu terjadinya keributan seusai laga. Khususnya ketika wasit menunjuk titik putih untuk penalti The Guardian pada menit ke-81. Kubu Persib melakukan protes keras kepada wasit utama dan hakim garis, meski tidak digubris.

Setelah kiper Persib Teja Paku Alam berhasil menggagalkan tendangan penalti Ezechiel N’Douassel, pelatih dan ofisial Persib Bandung melakukan selebrasi dan sedikit “menengok” ke bench Bhayangkara FC.

Kejadian tersebut kemudian memancing emosi kubu Bhayangkara FC yang tengah kecewa akibat kekalahan perdananya di Liga 1 2021. Kemudian, pada akhir laga, beberapa pemain cadangan Bhayangkara turun menggeruduk bangku cadangan tim lawan. Insiden berakhir setelah match comissioner dan aparat yang berjaga mendinginkan keadaan. 

Sementara itu Sumardji membantah dan mengatakan bahwa hal itu terjadi karena postur Robert lebih dari dirinya.

"Tidak ada insiden meludah. Kalau memang ada pasti pelatih Persib sudah meminta klarifikasi. Saya tidak mungkin melakukan hal sekonyol itu," katanya,

"Saya mendekat ke wajahnya untuk mengklarifikasi apa yang dia ucapkan sebelumnya. Namun yang keluar justru narasinya berbeda," tambah dia.

Bahkan dia mengaku meminta klarifikasi atas dugaan ucapan rasisme yang keluar daru pelatih Persib terhadap timnya. Mantan pelatih PSM Makassar itu disebutnya menyinggung institusi kepolisian dalam pengaturan pertandingan sepak bola.

"Dia berulang kali rasis dan menuduh polisi mengatur pertandingan, makanya itu yang saya pertanyakan maksudnya apa. Seharusnya Rene dan official jangan membawa nama institusi," tegasnya.

Meski begitu, Sudarmadji mengaku permasalahan tersebut sudah selesai.

"Setelah pertandingan sudah sama-sama klarifikasi dan selesai. Kami sudah saling memaafkan," katanya

Baca Juga: Ini Alasan Bendera Merah Putih Tidak Berkibar di Final Piala Thomas 2020

Detik-detik Manajer Bhayangkara FC Ludahi Pelatih Persib Bandung 


Share :

HEADLINE  

Kaesang Optimis PSI Tembus Senayan Minta Kader Kawal Real Count

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 17, 2024 09:44:02


Hasil Real Count KPU Sulawesi Tengah: Suara PSI Tembus 4,17%

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 21:11:41


Pemuka Agama Himbau Semua Terima Hasil Pemilu, Saatnya Rekonsiliasi

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 13:44:30