Demi Jaga Lingkungan, Jenazah Manusia di Amerika Serikat Diubah Jadi Pupuk Kompos

Demi Jaga Lingkungan, Jenazah Manusia di Amerika Serikat Diubah Jadi Pupuk Kompos

Ayu Tarigan
2021-09-24 15:41:41
 Demi Jaga Lingkungan, Jenazah Manusia di Amerika Serikat Diubah Jadi Pupuk Kompos
Demi Jaga Lingkungan, Jenazah Manusia di Amerika Serikat Diubah Jadi Pupuk Kompos (Foto:NYT)

Saat ini  Amerika Serikat populer dalam mengembangkan sebuah praktik mengubah jenazah manusia menjadi pupuk kompos, dengan tujuan mendapatkan lingkungan hidup yang aman dan ramah.

Pengubahan jenazah manusia dengan pengomposan awal mula tercetus oleh pria asal Amerika Serikat, Micah Truman yang membangun usaha yang dapat mengubah jenazah manusia menjadi kompos.

Baca juga: Cerita Mistis Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Semarang, Mengaku Lihat Pocong dan Genderuwo hingga Dirasuki Macan

Cara ini diklaim merupakan salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan ketimbang kremasi atau dengan cara dikubur. 

Usulan ini sebagai aksi cinta lingkungan mengingat kremasi mayat yang selama ini sering dilakukan ternyata menjadi penyebab efek rumah kaca. 

Seperti yang diketahui beberapa ilmuwan setuju jika mayat manusia memang bisa dikomposkan, Hal itu sama seperti pengomposan ternak mati yang sudah sering dilakukan oleh peternakan hampir di seluruh Amerika Serikat.

"Saya benar-benar yakin bahwa mayat menjadi kompos dapat bekerja dengan tanah," Ujar ilmuwan Universitas Washington, Lynne Carpenter-Boggs, yang bekerja sama dengan Spade dalam melakukan proses pengomposan mayat seperti dilansir dari The NewYork Time.

Baca juga: Fakta-fakta Jenazah Seorang Muslim dan Tionghoa Tertukar, Sudah Dikremasi Jadi Abu

Prosesnya dilakukan dengan menempatkan jenazah pada peti khusus yang berisi potongan kayu, Jenazah yang dikomposkan ditutup jerami, serpihan kayu, dan material lain. Jenazah manusia akan membusuk perlahan dan menjadi kompos dalam waktu kurang dari 30 hari dan dalam waktu 3 sampai 7 minggu akan berubah menjadi tanah.

Lapisan di dalam peti yang dibuat khusus itu akan rutin diolah untuk menjaga proses pembuatan kompos dari jenazah manusia.

Nantinya tanah dari hasil proses kompos jenazah tersebut bisa disebar di lahan kediaman mendiang, atau tempat lain dan kisaran harga dalam layanan pemakaman jenazah untuk dijadikan kompos tersebut sekira Rp112 juta.


Share :

HEADLINE  

Kaesang Optimis PSI Tembus Senayan Minta Kader Kawal Real Count

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 17, 2024 09:44:02


Hasil Real Count KPU Sulawesi Tengah: Suara PSI Tembus 4,17%

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 21:11:41


Pemuka Agama Himbau Semua Terima Hasil Pemilu, Saatnya Rekonsiliasi

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 13:44:30