Mengenal Sosok Audrey Yu, Si Perempuan Jenius yang Dikira Gangguan Jiwa, Ternyata Raih Prestasi

Mengenal Sosok Audrey Yu, Si Perempuan Jenius yang Dikira Gangguan Jiwa, Ternyata Raih Prestasi

Foto
Audrey Yu, Perempuan Jenius yang Dikira Gangguan Jiwa (Foto: Int)

Audrey Lukito dikenal sebagai gadis muda cantik yang sangat jenius. Dulu ia kuliah saat usianya masih 13 tahun. Kemudian namanya ramai diperbincangkan di media sosial hingga menjadi viral karena tingkat kepintarannya.

Audrey Yu Jia Hui atau dikenal sebagai Audrey Lukito, yang berusia 31 tahun berasal dari Surabaya. Audrey Yu pernah dikucilkan karena terlalu cerdas dan dirinya juga pernah gagal masuk TNI.  

Baca juga: Sosok dan Fakta Stefani Tan, Pengusaha Fashion yang Masuk Forbes 30 Under 30 Asia

Audrey menyelesaikan sekolah dengan cepat


Audrey Yu menyelesaikan Sekolah Dasar (SD) selama 5 tahun, Sekolah Menengah Pertama (SMP) hanya 1 tahun, kemudian ia berhasil tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) pada usia 13 tahun dan hanya perlu 11 bulan saja di bangku SMA.

Audrey Yu tidak diterima di kampus Indonesia manapun, karena pada saat itu ia masih berusia 13 tahun dan Audrey Yu pun memutuskan pergi ke luar negeri.

Audrey Yu berkuliah di University of Virginia dengan mengambil jurusan fisika dan ia hanya menyelesaikan 2 tahun saja dengan gelar ‘sempurna’.

Sempat dibawa ke dokter jiwa

 Kedua orang tua Audrey Yu sempat membawanya ke dokter jiwa karena tidak percaya bahwa dengan kejeniusan anaknya. Kecerdasan Audrey Yu membuat ayah dan ibunya yang juga merupakan seorang insiyur mesin dan insiyur kimia kewalahan.

Prestasi Audrey Yu


Di usianya yang masih muda, Audrey Lukito sudah memiliki berbagai prestasi yang membanggakan. Salah satu prestasi yang ia raih di tahun 2017, ia dinobatkan sebagai salah satu dari 71 ikon Prestasi Indonesia. 

Baca juga: Sosok dan Fakta Guinandra Jatikusumo, Calon Suami Putri Tanjung Punya Segudang Prestasi

Peraih TOEFL tertinggi

Pada usia 10 tahun Audrey Yu mampu mencapai skor TOEFL sebesar 573, ia pun memecahkan rekor MURI untuk skor TOEFL tertinggi di usia muda. Dengan begitu, banyak orang-orang dewasa menganggapnya tidak normal, bahkan teman sebayanya menyebut dirinya aneh dan harus dijauhi.

Saat usianya 11 tahun, ia telah hafal di luar kepala kamus Indonesia-Inggris yang tebalnya 650 halaman dan ketika usianya 14 tahun, skornya naik menjadi 670.