Fakta-fakta Mengejutkan Kasus Fetish Mukena di Malang, Banyak Model Cantik Jadi Korban dan Terjadi Sejak 2018

Fakta-fakta Mengejutkan Kasus Fetish Mukena di Malang, Banyak Model Cantik Jadi Korban dan Terjadi Sejak 2018

Foto
Fakta Kasus Fetish Mukena yang Terjadi sejak 2018 (Foto: Twitter)
Setelah korban fetish mukena berinisial JT membagikan thread di akun Twitternya. Ternyata masih banyak model lainnya yang menjadi korban. Berikut fakta-fakta lengkapnya. 

Pasalnya seorang perempuan berinisial JT membagikan thread di akun Twitternya dengan tujuan supaya tidak ada lagi korban fetish mukena dari olshop GM seperti yang ia alami dengan beberapa model lainnya.

Penasaran dengan fakta kasus fetish mukena? Berikut Correcto.id rangkumkan fakta-fakta kasus fetish mukena untuk Anda. 

1. Pelaku Inisial D Ngaku Alumni UMM



Menurut penelusuran yang dilakukan oleh Correcto.id, pelaku berinisial D mengatakan bahwa dirinya alumni psikologi UMM dan saat ini bekerja menjadi seorang HRD di perusahaan Juragan99. 

2. Mukena tidak di seterika dan bau saat photoshoot

Pengguna akun Twitter @alikazahira mulai curiga dengan photoshoot yang ia jalani dengan GM karena sosok R yang diketahu owner olshop GM tidak pernah mucul saat pemotretan. 

Kemudian, akun @alikazahira mengungkapkan dirinya merasa semakin banyak kejanggalan karena setiap photoshoot, keadaan mukena kerap tidak di seterika, lusuh dan bau. 

Setelah itu, foto model yang abis endorse jarang dibagikan di Instagram GM. Bahkan lebih sering memakai hasil foto model dari official OS lainnya.

Namun kecurigaannya benar ketika salah seorang model olshop GM mengabairnya bahwa R adalah D. Pria berinisial D mengaku bahwa dirinya adalah R. 


3. Terjadi sejak 2018


Kasus fetish mukena ini sudah terjadi sejak tahun 2018, namun korban yang mengabari Alika tidak berani untuk speak up terkait pelecehan seperti itu. 


4. Pelaku Minta Maaf

Akibat perbuatannya, terduga pelaku berinisial D menyampaikan permintaan maafnya lewat akun Instagram @dimasalvian20. Pria berkacamata itu mengaku telah mengambil sejumlah foto model mukena untuk kepentingan pribadi.

"Saya mau mengklarifikasi bahwa foto tersebut adalah untuk konsumsi saya pribadi, tidak untuk dijual di mana pun. Hanya konsumsi saya pribadi. Kurang lebihnya mohon maaf dan terima kasih," kata D.

5. Janji menghapus foto model mukena


Dalam kesempatan itu, pria berinisial D itu mengaku salah karena tidak meminta izin kepada model yang bersangkutan dan berjanji untuk menghapus semua foto yang ada di laptopnya.

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang terjadi. Mengakui saya bersalah telah menempatkan dan tidak meminta izin kepada model yang bersangkutan. Saya bertanggung jawab dan akan menghapus semua foto yang ada di laptop saya," lanjut D.