Ini Akun Instagram Pelaku Fetish Mukena di Malang, Mengaku Salah dan Minta Maaf

Ini Akun Instagram Pelaku Fetish Mukena di Malang, Mengaku Salah dan Minta Maaf

Foto
Pelaku dan Korban Fetish Mukena (Sumber: Instagram).


Baru-baru ini media sosial dihebohkan oleh sebuah pengakuan seorang wanita yang mengaku menjadi korban fetish mukena berkedok foto katalog online shop (olshop). Wanita yang juga merupakan seorang model itu membagikan ceritanya melalui sebuah utas di Twitter dengan akun @jeehantz.

Dia menuliskan utas tersebut dengan judul “Fetish Mukena: Pelecehan Foto Berkedok Olshop”. Di awal cuitan yang sudah mendapat 7.321 retweets ini, dia juga menjelaskan apa itu fetish.

Fetish sendiri merupakan gangguan ketertarikan seksual yang intens pada benda mati atau bagian tubuh yang secara umum tidak dipandang sebagai bagian dari organ seksual.

Kejadian ini berawal usai model bernama JT ini ditawari untuk melakukan sesi pemotretan produk mukena yang menjadi sponsor ajang kontes kecantikan Duta Hijab Malang.

Baca Juga: Awal Mula JT Jadi Korban Fetish Mukena, Ditawari Jadi Model Produk Olshop Griya Mukena Malang

Berikut Ini Akun Instagram Pelaku Fetish Mukena di Malang.


Terduga pelaku  fetish mukena di Malang yang menimpa seorang model viral di media sosial, terduga pelaku akhirnya buka suara. Pria berinisial D ini juga menyampaikan permintaan maaf lewat akun Instagramnya @dimasalvian20. Tampak akun Instagram tersebut masih baru. Dengan adanya satu postingan permintaan maaf.

Baca Juga: Sosok dan Fakta Lengkap JT, Model Cantik Asal Malang yang Jadi Korban Fetish Mukena

Pelaku Minta Maaf


Usai kasus tersebut viral Pria berinisial D ini juga menyampaikan permintaan maaf lewat video yang diunggah di akun Instagram @dimasalvian20. Dalam video yang beredar Kamis (19/8/2021), D mengakui perbuatannya telah mengambil sejumlah foto model-model mukena untuk kepentingan pribadinya. Dia tidak pernah menjual foto-foto tersebut.

"Saya mau mengklarifikasi bahwa foto tersebut adalah untuk konsumsi saya pribadi, tidak untuk dijual di mana pun. Hanya konsumsi saya pribadi. Kurang lebihnya mohon maaf dan terima kasih," ujar D.

Kemudian, terduga pelaku fetish D juga menyampaikan permintaan maaf kepada para perempuan yang pernah menjadi model pemotretannya. Dia pun berjanji untuk segera menghapus foto-foto para perempuan model dari mukena dari laptop.

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang terjadi. Mengakui saya bersalah telah menempatkan dan tidak meminta izin kepada model yang bersangkutan. Saya bertanggung jawab dan akan menghapus semua foto yang ada di laptop saya," kata D.