Terima Bantuan Ventilator, Wakil Bupati Karo: Terima Kasih Kementerian BUMN

Terima Bantuan Ventilator, Wakil Bupati Karo: Terima Kasih Kementerian BUMN

Foto
Theopilus Ginting, Wakil Bupati Karo menerima paket bantuan ventilator dari Kementerian BUMN.


Kementerian Badan usaha Milik Negara (BUMN) memberikan bantuan ventilator kepada Pemerintah Kabupaten Karo untuk disampaikan bagi penanganan pasien Covid-19 di wilayah Tanah Karo.

Dalam hal ini Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting bersama Kepala Dinas  Kesehatan, Irna Safrina Sembiring menyampaikan apresiasinya.

“Dengan ini, kami ucapkan terima kasih banyak kepada Kementerian BUMN dan tidak lupa juga kepada Staf Kusus BUMN, Bang Arya Sinulingga yang ikut berperan memberikan bantuan ventilator ini ke Kabupaten Karo” ujar Theopilus.

Baca Juga: Wakil Bupati Karo Dampingi Kadispora Provsu Tinjau Rencana Pembangunan Fasilitas Olahraga di Siosar

Theopilus Ginting mengatakan bahwa ventilator ini berfungsi untuk menunjang atau membantu pernapasa. Keberadaan mesin ini dinilai sangat penting untuk mendukung pemulihan pasien Covid-19 yang memiliki gejala sulit bernafas, karena dengan alat ini pasien akan terbantu agar dapat bernafas secara normal.

“Kita berharap, dengan adanya alat ventilator ini dapat membantu penanganan Covid-19 di Kabupaten Karo” ujarnya.

Baca Juga: Wakil Bupati Karo Turun Langsung Serahkan Bantuan Beras PPKM Bagi Masyarakat di Desa Suka Julu

“Dengan cara ini kita harapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19” tambahnya.

Dimana, sebelumnya Arya Sinulingga dalam akun Facebook miliknya menyampaikan harapan akan bermanfaatnya bantuan ini bagi penanganan Covid-19 di Tanah Karo.

"Bantuan Ventilator sdh sampai ke Medan utk Karo, semoga bisa membantu penanganan Corona di Karo 🙏🙏🙏" ucapnya.

Baca Juga: Bupati dan Wakil Bupati Karo Serahkan Bantuan Beras PPKM 2021 ke Masyarakat

Kasus Covid-19 sendiri yang terkonfirmasi di Tanah Karo berdasarkan data per Agustus 2021 mencapai 1567 kasus dengan angka kesembuhan mencapai 1067 kasus, isolasi 353 kasus dan yang meninggal 147 kasus. Dari angka ini penyebaran tertinggi terjadi di wilayah di Kabanjahe dan Berastagi.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Karo sendiri terus terus mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Karo agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan.