Kisah Tukang Daging Pembunuh Berantai di Meksiko, 3.787 Fragmen Tulang Ditemukan di Rumahnya

Kisah Tukang Daging Pembunuh Berantai di Meksiko, 3.787 Fragmen Tulang Ditemukan di Rumahnya

Foto
Andres Tukang Daging Pembunuh Berantai di Meksiko (foto: Newsflash)

Seorang mantan tukang daging di pinggiran Mexico City, Meksiko bernama Andres yang telah ditetapkan sebagai pembunuhan berantai, di rumahnya ditemukan ribuan fragmen tulang korban yang diduga telah dibunuh bertahun-tahun lamanya.

Sejauh ini, penyidik yang menggali rumah pria itu telah menemukan 3.787 fragmen tulang. Dikutip dari The Guardian, tulang itu tampaknya milik 17 korban yang berbeda.

Baca Juga: Coca-cola Rugi 57 Triliun Gara-gara Ronaldo Menggeser Botolnya saat Koferensi Pers

Tidak hanya itu, dalam penggalian yang dilakukan sejak 17 Mei lalu, pihak berwenang telah menggali lantai rumah tempat tersangka tinggal. Penyidik juga berencana untuk memperluas pencarian ke tanah di bawah beberapa kamar lain yang dia sewakan di properti yang sama.

Alhasil, kartu identitas dan barang-barang lainnya dari orang-orang yang menghilang bertahun-tahun yang lalu ditemukan di rumah yang dipenuhi barang rongsokan itu. Hal ini menunjukkan bahwa jejak pembunuhan mungkin sudah berlangsung bertahun-tahun.

Bila dilihat jumlah fragmen tulang yang ditemukan di bawah lantai beton di rumah tersangka, penyidik menduga bahwa mayat-mayat itu mungkin telah diretas menjadi potongan-potongan kecil. 

Baca Juga: Viral Penampakan Kapal Pencuri Ikan yang Ditenggelamkan Susi Pudjiastuti, Netizen: Lumayan Besinya

Dihimpun dari berbagai sumber, awal mulanya tersangka ditangkap oleh petugas bermula dari pembunuhan korban terakhirnya, seorang wanita berusia 34 tahun yang tubuhnya diduga dipotong-potong dengan gergaji besi dan pisau tukang daging pada 14 Mei.

Korban terakhirnya itu merupakan diduga adalah istri seorang komandan polisi yang dia kenal secara pribadi. Tersangkap disebut akan menemani korban dalam perjalanan belanja pada hari korban menghilang, sehingga suami korban mencurigainya ketika istrinya tidak kembali.

Petugas polisi sempat mengecek ke kamera pengintai polisi yang menunjukkan istrinya telah memasuki tempat tinggal tersangka. Tidak menunggu lama, polisi langsung pergi ke rumah tersangka dan menemukan tubuh istrinya yang telah dibacok.

Pada saat itu, penyelidik juga menemukan pakaian wanita, kartu pemilih, dan rekaman audio dan video yang menunjukkan bahwa tersangka mungkin telah merekam para korbannya.

Pihak berwenang menemukan 28 kaset video 8 mm, yang dihentikan sekitar tahun 2007, dan 25 kaset VHS, yang sebagian besar dari tahun 2016. Format kaset video yang ditemukan di rumah itu mungkin menunjukkan seberapa jauh pembunuhan itu terjadi.

Baca Juga: Erick Thohir Masuk Deretan Menteri yang Diunggulkan Milenial di 2024

Secara total, jaksa mengatakan mereka telah menemukan 91 foto, banyak dari jenis yang akan digunakan orang untuk mendapatkan kartu identitas; delapan ponsel; dan perhiasan dan riasan wanita.

Jaksa mengatakan mereka masih memeriksa fragmen tulang untuk melihat apakah mereka dapat mengekstrak DNA untuk mengidentifikasi para korban.