Fakta Lengkap Gelombang Pasang Air Laut di Pantai Baron, Efek dari Gerhana Bulan Total

Fakta Lengkap Gelombang Pasang Air Laut di Pantai Baron, Efek dari Gerhana Bulan Total

Yuli Nopiyanti
2021-05-27 09:29:47
Fakta Lengkap Gelombang Pasang Air Laut di Pantai Baron, Efek dari Gerhana Bulan Total
Gerhana bulan total atau Super Blood Moon (Foto: Berbagai Sumber)

Gerhana bulan total (GBT) atau Super-Blood Moon akan dapat disaksikan hampir di seluruh wilayah Indonesia pada Rabu 26 Mei 2021. 

Gerhana bulan total merupakan salah satu peristiwa alam terhalanginya sinar matahari oleh Planet Bumi. Ini menyebabkan tidak semua cahaya matahari sampai ke bulan. Gerhana bulan total terjadi ketika posisi matahari-Bumi-bulan sejajar.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebut fenomena gerhana bulan total ini merupakan fenomena alam yang sangat spesial karena hanya terjadi 195 tahun sekali.

Baca Juga: Fakta-fakta Lengkap Penyekatan Arus Balik Diperpanjang, Berlaku Sampai 31 Mei

Berikut ini fakta Gelombang Pasang Air Laut di Pantai Baron, efek gerhana bulan total:

Aktivitas Super Blood Moon berefek pada pasang surut air laut


Aktivitas super blood moon dapat berefek pada pasang surut air laut yang lebih tinggi dari normal. Hal ini disebabkan daya gravitasi bulan yang lebih besar dari gravitasi bumi sehingga akan menarik air laut lebih tinggi dari biasanya. 

“Namun selisih tinggi gelombang tidak dapat diprediksi karena sesuai dengan kelandaian masing-masing pantai. Untuk itu masyarakat yang tinggal di pesisir pantai perlu mewaspadainya (pasang air laut),” katanya.

Efek dari Gerhana Bulan Total


Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo menyebut, angin yang berhembus konsisten dengan kecepatan cukup tinggi hingga 46 km/jam di beberapa perairan Indonesia, mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang.

"Potensi banjir pesisir (rob) ini berbeda waktu (hari dan jam) di tiap wilayah yang secara umum, dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat," kata Eko.

Baca Juga: Sosok dan Fakta Lengkap Harmoko, Pemuda Penghina Gus Miftah yang Viral di Media Sosial

Lokasi potensi terjadinya gelombang tinggi


Adapun lokasi gelombang tinggi diprediksi muncul di Laut Jawa, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru, Perairan barat Sumatera, Perairan selatan Jawa hingga NTT dengan ketinggian gelombang mencapai 3 meter.


Share :

HEADLINE  

Klarifikasi Ariel Noah Usai Sindiran Ahmad Dhani

 by Ramadhan Subekti

April 03, 2025 17:00:00


Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00