Fakta-fakta Lengkap Pembakaran Polsek Candipuro, Lampung Selatan Dibakar Warga Karena Kecewa

Fakta-fakta Lengkap Pembakaran Polsek Candipuro, Lampung Selatan Dibakar Warga Karena Kecewa

Yuli Nopiyanti
2021-05-19 23:04:58
Fakta-fakta Lengkap Pembakaran Polsek  Candipuro, Lampung Selatan Dibakar Warga Karena Kecewa
Pembakaran Polsek Candipuro, Lampung Selatan oleh warga (Foto:Tangkap Layar Video Viral)

Baru-baru ini tengah ramai dengan ratusan warga Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, membakar Mapolsek Candipuro. 

Video amatir warga merekam kejadian pembakaran bangunan polsek pada Selasa 18 Mei 2021 sekitar pukul 23.00 WIB

Disisi lain menurutnya, anggota Polsek Candipuro sudah maksimal dalam melayani aduan masyarakat. Bahkan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Pengungkapan kasus Polsek Candipuro dari Januari sampai April terakhir ini ada tujuh laporan polisi yang sudah ditangani Polsek Candipuro dengan empat sudah P21 atau berkas sudah naik," jelas Pandra.

Baca Juga: Gerhana Bulan Super Blood Mon Akan Muncul di Hari Waisak, Ini Tata Cara Shalat Bacaan Niat hingga Waktu Pelaksanaannya

Meski tidak ada korban jiwa dalam aksi pembakaran tersebut. Baik anggota maupun tahanan dipastikan dalam keadaan aman. 

Berikut ini fakta-fakta lengkap pembakaran Polsek Candipuro, Lampung Selatan dirangkum correcto.id dari berbagai sumber:

1. Kapolsek Dikabar Diduga Terkait Layanan Kurang Maksimal


Polsek Candipuro, Lampung Selatan yang dibakar sekelompok warga diduga dipicu oleh pelayanan kepolisian yang dianggap kurang maksimal.

"Dengan adanya kejadian ini diawali tadi malam selasa 18 Mei 2021 salah satu kepala desa yaitu Beringin Kencana, di antara kepala desa di Candipuro tersebut itu sempat ingin bertemu dengan sekitar 20 orang membahas salah satunya banyak kasus yang dilaporkan tetapi tidak ditangani," tutur Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahewani Pandra Arsyad.

2. Warga kesal lantaran begal marak


Seorang warga setempat, Andi mengungkapkan, massa sudah berkumpul di sekitar Mapolsek Candipuro sejak pukul 21.00 WIB.

"Kantor Polsek Candipuro itu dibakar karena masyarakat kesal akibat penanganan dari kepolisian lamban," kata Andi, Rabu 19 Mei 2021 dini hari.

Menurut Andi, kasus begal di Candipuro, Lampung Selatan terjadi hampir setiap hari. Bahkan, begal yang berkeliaran membawa pistol saat beraksi.

3. Tidak ada korban jiwa

 

Bangunan Mapolsek Candipuro berukuran sekitar 4X4 meter tersebut ludes dilahap si jago merah. Namun tidak ada korban jiwa, karena di Mapolsek tidak ada sama sekali tahanan. 

"Tidak ada tahanan dan barang bukti dalam gedung tersebut karena memang baru dibangun," kata saksi mata, Sunaryo. 

Namun, satu sepeda motor bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas) dan dua gedung Mapolsek Candipuro luluh lantak menjadi sasaran massa.

4. Minimnya personel, warga tak dapat jaminan keamanan

 

Sebanyak 19 orang anggota Polsek tersebut harus melakukan pegamanan terhadap 12 desa yang tersebar di wilayah Candipuro. Ketimpangan itu, lanjut Pandra, membuat setiap warga di sana tidak bisa terayomi dengan maksimal. 

Apalagi adanya sejumlah operasi pengamanan yang dilakukan dalam rangka penegakkan protokol kesehatan covid-19 oleh anggota belakangan ini.

"Ada banyak kegiatan kan. Arus balik, penertiban, dan Kapolsek juga harus melakukan penertiban-penertiban terhadap kegiatan-kegiatan kerumunan lain," ungkapnya. 

5. Polisi Telah Amankan 8 Warga yang Terlibat


Polisi menangkap delapan orang yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran Polsek Candipuro, Lampung Selatan, pada Selasa 18 Mei 2021 malam. Mereka kini dalam proses pemeriksaan petugas.

Menurut Pandra, penyidik telah mengidentifikasi sejumlah pihak yang terlibat, mulai dari penginisiasi aksi, provokator pembakaran, hingga warga yang hanya ikut-ikutan.

Baca Juga: Dianggap Titisan Genderuwo, Bocah di Temanggung Dirukiah hingga Ditemukan Tewas Mengenaskan

"Anggota tidak ada yang kenapa-kenapa. Tahanan juga sudah bisa diamankan, anggota tidak ada yang luka, barang-barang senjata dan lainnya sudah bisa diselamatkan," jelas dia.

6. Polsek Candipuro Sedang Tangani 7 Kasus Kriminal


Menurut Pandra, anggota Polsek Candipuro sudah berusaha maksimal dalam melayani aduan masyarakat. Bahkan di tengah kondisi pandemi Covid-19, hingga penegakan aturan larangan mudik dan pengetatan penyekatan arus balik.

"Pengungkapan kasus Polsek Candipuro dari Januari sampai April terakhir ini ada tujuh laporan polisi yang sudah ditangani Polsek Candipuro dengan empat sudah P21 atau berkas sudah naik," jelas dia.


Share :