Berikut ini beberapa keistimewaan dan amalan penting di bulan Syawal 1442 H. Puasa Syawal dikerjakan sebanyak enam hari, dan hukumnya sunah.
Puasa ini boleh dilakukan secara berurutan atau berseling, yang penting masih di bulan Syawal.
Lalu, apa saja keistimewaan dan amalan penting di bulan Syawal?
Baca Juga: 3 Tips Anti Kolesterol saat Santap Makanan Lebaran 2021 yang Mengandung Santan
Bulan Syawal menjadi bulan yang istimewa bagi orang yang beriman.
Allah SWT akan meningkatkan derajat orang yang beriman di bulan Syawal dengan kesucian.
Umat Islam yang melakukan ibadah sunah di bulan Syawal, maka ketakwaannya akan meningkat.
Selain itu, bulan Syawal akan membawa kebahagiaan bagi semua orang.
Selain itu, bulan Syawal akan membawa kebahagiaan bagi semua orang.
Puasa Syawal
Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa Syawal selama 6 hari.
"Keutamaan di bulan Syawal ini banyak sekali, yaitu puasa 6 hari di bulan Syawal," katanya.
Ia menyebut, bagi orang yang melaksanakan puasa di bulan Syawal maka seperti menjalankan puasa sepanjang masa.
Iktikaf
Tak hanya puasa, umat Islam juga bisa menambah ketakwaannya dengan melakukan Iktikaf.
Itikaf bisa dilakukan di rumah bersama keluarga di rumah selama masa pandemi virus corona.
"Kemudian beritikaf, menyambung tali silaturahmi," ujar dia.
Baca Juga: Mengenal Nyama Selam, Sebuah Tradisi Lebaran di Bali yang Menghadirkan Keindahan Keberagaman
Menikah
Menurut Mufti, orang yang beriman juga bisa melaksanakan ibadah sunah lainnya seperti melangsungkan pernikahan di bulan Syawal.
"Bahkan menikah juga disunahkan di bulan Syawal," sambungnya.