Kesaksian Pendeta di Beoga Papua soal KKB Perkosa Anak-anak Gadis Desa

Kesaksian Pendeta di Beoga Papua soal KKB Perkosa Anak-anak Gadis Desa

Ekel Suranta Sembiring
2021-04-17 15:37:54
Kesaksian Pendeta di Beoga Papua soal KKB Perkosa Anak-anak Gadis Desa
Pendeta Jupinus Wama (berkemeja biru) mencurahkan kepedihan warga atas perbuatan tak berperikemanusiaan KKB (foto: dok. Satgas Nemangkawi)

Dalam sepekan ini, aksi biadap dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) telah terhitung sangat banyak. Mulai dari menembak dua guru, menembak tukang ojek, membakar sekolah, membakar heli kopter, membakar rumah wakil ketua DPRD, bahkan memperkosa anak-anak gadis desa.

Seorang pendeta di Distrik Beoga, Puncak, Papua, bernama Jupinus Wama bersaksi pihak KKB memperkosa anak-anak gadis desa. Bahkan, dirinya juga mengatakan kampung mereka sudah hitam karena ulah KKB.

Baca Juga: Inter Milan Pernah Dimiliki Warga Lokal, Menteri BUMN Erick Thohir Harumkan Indonesia Dimata Dunia!

"Kami para gembala (gereja) su tidak dianggap lagi. Kampung Kami (Beoga) su hitam karena mereka (KKB)," kata Pendeta Jupinus Wama yang disampaikan oleh Satgas Nemangkawi lewat keterangan pers tertulis serta video, Sabtu (17/04/2021).

Pendeta Jupinus Wama berasal dari Kampung Julukoma, Distrik Beoga. Dia juga merupakan pegawai yang mendampingi aparat TNI dan Polri yang melihat proses olah TKP di bangunan sekolah yang dibakar KKB.

Baca Juga: Video Penangkapan Penganiaya Perawat RS siloam Sriwijaya

KKB membakar bangunan sekolah, membunuh dua guru pendatang, merusak rumah warga asli, dan memperkosa anak-anak gadis warga yang berusia di bawah umur. Pendeta Jupinus lantas mencurahkan isi hatinya. Pendeta Jupinus tidak dapat menoleransi perbuatan KKB yang tidak beradab.

"Masyarakat marah, tuan tanah marah, Tuhan marah. Kami semua su (sudah) marah sekarang. Mereka kasih hancur bukan hanya gedung sekolah saja, tapi kita punya anak-anak perempuan mereka kasih hancur. Kami su di rumah, rumah pun mereka kasih hancur," kata Jupinus mencurahkan kepedihan warga atas perbuatan tak berperikemanusiaan KKB. 

Baca Juga: Jubir Prabowo Dahnil Anzar Sebut Tidak Ada Warga Muhammadiyah Beriman ke HRS

Pendeta Jupinus mengatakan sesungguhnya sejumlah warga masih dirundung kekhawatiran akan kemunculan KKB. Kehadiran TNI-Polri membuat Pendeta Jupinus dan warga merasa aman.

"Sekarang su aman, Bapak-bapak su datang, kita panggil kembali keluarga yang sudah hilang di hutan dan guru-guru," ujar Pendeta Jupinus.


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00