WHO Beri Peringatan Keras, Pandemi di Titik Krisis

WHO Beri Peringatan Keras, Pandemi di Titik Krisis

Foto
Tedros Adhanom Ghebreyesus Direktur Jenderal WHO

Wabah virus Covid-19 belum usia dan cenderung tengah berada di titik puncaknya saat ini. Dalam hal ini World Health Organization atau WHO beri peringatan keras bahwa pandemi Covid-19 dunia tengah ada di titik kritis. 

Tedros Adhanom Ghebreyesus selaku Direktur Jenderal WHO memperingati negara seluruh dunia untuk tetap waspada terhadap bahaya covid-19. Dirinya menyebut bahwa saat ini pandemi Covid-19 tengah berada di titik 

"Kita tengah berada di titik kritis pandemi," ucap Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Senun 12 April 2021. 

Baca juga: Potret Gemas Anak Selebgram Tasya Farasya Berhijab

Hal ini merujuk pada data yang dimilikinya bahwa pasien rawat yang terjangkit virus covid-19 terus meningkat di setiap rumah sakit. Bahkan kasus kematian pun meningkat. Sebab itu dirinya menegaskan tetap berhati-hati, sebab wabah covid-19 benar-benar belum usai. 

"Saat ini unit perawatan intensif di banyak negara meluap dan orang-orang sekarat. Pandemi Covid-19 masih jauh dari selesai," ungkap Tedros

Hal senada juga diungkapkan oleh Maria van Kerkhove selaku ketua tim penanganan virus dari WHO. Menurutnya kasus covid-19 selama 7 minggu ini telah meningkat. 

"Kita berada di titik kritis dalam pandemi. Saat ini lintasan kasus pandemi Covid-19 meningkat selama 7 minggu berturut-turut, tutur Ketua Tim WHO penanganan virus Corona Maria van Kerkhove.

Hal tersebut menurutnya disebabkan peningkatan kasus penularan covid-19 secara global mengalami peningkatan sebesar 9% pada minggu lalu dan terjadi selama 7 minggu secara terus menerus. Begitu juga dengan kasus kematian sebab covid-19 terdata ada kenaikan sebesar 5%.  

Baca juga: Gaya Necis Gibran saat Sambut Ahok, Sepatu mahal dan jam tangan mewah

Namun demikian Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus tetap berharap kehidupan masyarakat dunia bisa kembali normal. Dirinya berharap pertumbuhan ekonomi kembali bangkit. Hal ini sebagai rasa optimis yang harus terus dijaga, diraat, dan ditumbuhkan. 

"Kami juga ingin melihat masyarakat dan ekonomi dibuka kembali, dan perjalanan serta perdagangan dilanjutkan," harap Direktur Jenderal WHO tersebut. 

"Kami punya banyak alasan untuk tetap bersikap optimis. Penurunan kasus penularan dan kematian sebab covid-19 selama dua bulan pertama tahun ini menunjukkan bahwa virus ini dan variannya bisa dihentikan," tambahnya. 




Share to: