Fakta-fakta banjir Jakarta, mulai Anies Baswedan ingkar janji hingga 200 RT kebanjiran.
Dalam hal ini, publik kembali menagih janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengklaim akan menangani banjir Jakarta lebih baik dari pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Dalam sebuah acara yang ditayangkan oleh sebuah televisi pada 13 Desember 2016, Anies Baswedan kala itu memaparkan program terbaiknya untuk mengatasi banjir Jakarta.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Klaim Sebanyak 23 Waduk Sudah Dikeruk Selama 2020, Tapi Masih Banjir
Salah satunya akan membuat sumur resapan di Jakarta agar begitu hujan turun, air akan langsung terserap tanah.
Sayangnya, program tersebut baru terealisasi hanya sebesar 0,29 persen dari target 2020 hingga 2022.
Baca Juga: Fakta Menarik Isu Perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan, Diduga Settingan Demi Popularitas
Soal kiriman air dari Depok dan Bogor yang menjadi salah satu biang banjir Jakarta, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu berjanji akan melibatkan bahkan akan merangkul para pemuda di Jawa Barat khusunya pemuda yang berada di Kabupaten Bogor untuk membantu mengurangi debit air hingga banjir Jakarta dapat diminimalisir.
Meskipun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim telah mengeruk 23 waduk di Jakarta sepanjang tahun 2020, nyatanya sebanyak 200 RT masih saja tergenang banjir.