Fakta-fakta terkini banjir di Jakarta, mulai setinggi tiga meter hingga TransJakarta berhenti beroperasi sementara.
Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, banjir di Jakarta kali ini diakibatkan oleh hujan lebat yang turun sejak Jumat 19 Februari 2021 ditambah tingginya kiriman air dari berbagai daerah disekitar Jakarta. Seperti Depok dan Bogor.
Akibat banjir ini, menyebabkan aktivitas masyarakat menjadi terhalang. Terutama aktifitas ekonomi. Terlebih saat ini tengah pandemi Covid-19.
Berikut fakta terkini banjir di Jakarta yang dirangkum dalam berabagai sumber.
Banjir Setinggi 3 Meter
Banjir setinggi 3 meter melanda Jakarta Timur tepatnya di RW 04, Cipinang Melayu.
Akibatnya, warga yang berada di RW 04, Cipinang Melayu harus rela diungsikan ditempat yang lebih tinggi.
TransJakarta Berhenti Beroperasi
Sebanyak tiga rute layanan TransJakarta harus berhenti beroperasi sementara akibat tingginya air yang menggenangi jalanan.
Ketiga rute TransJakarta itu adalah Kampung Pulo-Halim via Cililitan, BKN-Pondok Kelapa, dan PGC-Dwikora.
Pemadaman Listrik
Akibat dari semakin tingginya banjir, membuat PT PLM (Persero) memadamkan sebanyak 180 gardu listrik yang mendistribusikan sebanya 61.320 rumah.
200 RT Terdampak Banjir
Gubernur DKI Jakarta, Anies Banwedan mengatakan sebanyak 200 RT terdampak banjir dan sekitar 300an keluarga harus rela mengungsi akibat rumahnya terendam banjir.
Dalam pengungsian, Anies Baswedan juga mengatakan, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi yang diperuntukan kepada pengungsi yang positif Covid-19 di tengah bencana banjir Jakarta.