Laut China Selatan memanas pasca klaim sepihak China atas wilayah tersebut. AS dan Prancis telah kirim kapal perang ke Natuna Utara Gabung Indonesia untuk melawan China.
Prancis menyatakan bergabung dengan negara-negara lainnya mengirimkan kapal perangnya ke perairan Laut China Selatan. Setidaknya ada dua kapal perang yang telah berangkat ke Laut China Selatan pada Kamis, 18 Februari 2021, kapal amfibi Tonner dan Freget Surcouf.
Baca juga: Profil dan Biodata Lengkap Umur Annisa Pohan, Menantu SBY yang Trending
Sikap Prancis dengan mengirimkan dua kapal tempurnya tersebut menunjukan sikap Prancis yang ikut serta melawan China dalam klaim sepihak wilayah perairan Laut China Selatan.
Selain itu ini juga langkah politik global Prancis untuk memperkuat kerjasama militer dengan beberapa negara lainnya. Prancis juga akan ikut serta dalam latihan gabungan bersama Amerika Serikat (AS) dan Jepang pada Mei 2021 nanti.
Baca juga: Fakta-fakta Trendingnya Annisa Pohan, Istri Ketum Demokrat AHY
Ternyata tidak hanya kali ini Prancis kirimkan kapal tempurnya ke wilayah sengketa internasional tersebut. Pekan lalu diketahui prancis juga mengirimkan kapal nuklir nya ke wilayah perairan Laut Natuna Utara sebagai respon terhadap klaim sepihak China yang dinilai telah langgar kesepakatan internasional soal Laut China Selatan.
Tidak hanya AS dan Prancis, negara-negara Barat yang diprediksi akan turut andil menentang klaim sepihak China dengan mengirimkan kapal perangnya adalah Inggris dan juga Jerman. Tentunya hal ini akan semakin membuat panas suasana di Laut China Selatan.