Pilpres Amerika Serikat sepertinya punya daya tarik besar, pasalnya dari masa kampanye hingga proses hitung cepat disetiap media sosial dan jejaring selancar internet selalu menampilkan dapur Pilpres Amerika Serikat tersebut.
Apa yang menjadi daya tarik besar tersebut sehingga ajang Pilpres Amerika Serikat ini seperti sebuah olimpiade yang membuat mata dan telinga segala penjuru menuju pada calon pengisi gedung putih.
Jika diliat memang sosok dari kedua calon pemimpin ini bisa menjadi hal utama daya tarik Pilpres Amerika Serikat. Donald Trump yang menjadi petahana selalu memunculkan kontroversi dalam segala kegiatannya. Hal terakhir yang masih hangat, Trump menolak untuk mempercayai virus Covid-19 yang sudah merusak sistem seluruh negara.
BACA JUGA: Joe Biden Ungguli Donald Trump Pada Penghitungan Sementara Pilpres Amerika Serikat
Pada akhirnya Trump merasakan ketidakpercayaannya itu dengan balasan dirinya positif Covid-19. Sempat dikarantina dan mengalami kondisi buruk, namun Trump bisa cepat pulih dengan obat uji coba yang dibuat untuk dirinya.
Tinggalkan Sejenak Trump, Calon lawannya Joe Biden juga bukan sosok yang sembarangan. Biden pernah menjadi Wakil Presiden pada masa kepemimpinan Barack Obama. Biden juga pernah tercatat sebagai senator termuda dengan usia 29 tahun.
Biden terkenal orang yang ramah dan memiliki politik ritel tidak ada bandingannya.
Menghimpun data dari media sosial, banyak juga yang memperdebatkan mengapa Pilpres Amerika Serikat bisa seperti ajang Indonesian Idol yang angka suaranya selalu diperhatikan.
Akun Twitter @andinadwifatma mencuit "ngerasa ga sih, orang nyimak pilpres AS tahun ini dg cukup intens? kenapa, ya? karena bosen ngomongin pandemi? karena Trump yg kontroversial dan bikin AS makin populer? karena kutahu engkau begitu?". dengan tambahan capture chat plesetan komedi terkait Joe Biden.
Membaca beberapa komentar dari cuitan @andinadwifatma, warga Twitter lebih membalas isi komedi dari cuitan akun tersebut. Salah satunya akun mantan Menteri Agama @lukmansaifuddin yang juga terlihat memberikan balasan terkait joke yang diberikan.
"Saya menerima banyak sekali joke yg memparodikan keduanya via WA. Tak ada yg garing, semuanya bikin imunitas meningkat. Pertanda netijen memang sehat, selera humornya kuat, dan gak ada matinyaaa.. Wajah tersenyum dengan mulut terbuka dan mata menyipit," tulis lukman saifuddin.
namun ada juga yang berkomentar dengan garis lurus, yakni akun @thatwilloboy.
"Salah satunya karena pengaruhnya yg besar terhadap masa depan poros perkenomian dunia, misal persaingan kubu nationalist US dengan China, yang tanpa sadar sebenarnya menyeret sikap politik Indonesia juga dalam perekonomian internasional. Belum lagi konflik2 di bidang lain,"
BACA JUGA: Ini Dampak Terbesar Ekonomi dari Hasil Pilpres AS untuk RI
Terlepas dari banyaknya alasan, memang Pilpres Amerika Serikat terbukti sangat menarik mata dunia. Siapapun pemimpinnya yang mengisi kursi hangat gedung putih mempunyai dampak untuk perekonomian, kerjasama beberapa sektor serta tatanan antar negara di dunia.