Tagar #VaksinAman duduki trending Indonesia khususnya di lini masa twitter. Setelah ditelusuri tagar #VaksinAman menjelaskan akan keamanan vaksin, berikut fakta-fakta nya.
1. Pemerintah pastikan keamanan vaksin
Pemerintah lewat tim peneliti dan tim pengawas yang ditunjuk sejak awal berkomitmen memastikan keamanan vaksin covid-19. Menurut keterangan Prof. DR. Dr. Soedjatmiko Anggota Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional keamanan vaksin merupakan hal penting dalam proses penelitian suatu vaksin.
"Suatu Pembuatan vaksin oleh siapapun selalu dua hal penting yang diawasi. Satu adalah aman atau tidak, itu oleh pemerintah, oleh peneliti sendiri maupun oleh siapa pengguna juga," ucap Prof. DR. Dr. Soedjatmiko Anggota Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional
Baca juga: Jokowi Minta Vaksin Covid-19 yang Akan Disutikkan Aman
2. Kemanan vaksin dijamin tim ahli dan pakar
Pemerintah telah mempercayakan tim peneliti vaksin dan pengawasan penelitian akan keamanan vaksin. Dalam proses penelitian vaksin sejak dari awal hingga uji klinis pemerintah telah melibatkan sejumlah pakar dan ahli dalam memastikan keamanan vaksin.
"Keamanan itu sudah dilihat sejak uji klinis fase pertama, fase kedua, sampai fase ketiga. Jadi pemerintah mempercayakan kepada tim peneliti yang melakukan uji klinik dan juga mempercayakan kepada tim yang mengawasi penelitian itu.
3. Keamanan vaksin telah lolos uji klinis
Soedjatmiko memaparkan bahwa terkait keamanan vaksin telah lolos berhasil sejak uji klinis fase satu. Menurutnya jika pada uji klinis fase satu terdapat efek samping yang berat yang menyangkut keamanan vaksin maka secara otomatis penelitian akan dihentikan.
"Sebenarnya sejak uji klinis fase satu sudah terlihat ada keamanan atau tidak. Kali fase satu sudah terjadi sesuatu yang misalnya efek samping yang berat pasti tidak akan dilanjutkan fase dua, demikian juga kalo di fase dua ada sesuatu yang terjadi sehingga menyebabkan kerugian atau membahayakan tidak akan dilanjutkan fase tiga," kata Soedjatmiko
4. Uji klinis vaksin bisa dimana saja
Soedjatmiko juga menjelaskan bahwa uji klinis vaksin bisa dimana saja. Seperti yang terjadi pada pengujian vaksin Sinovac yang hanya melakukan uji klinis fase tiga di Indonesia. Hal itu disebabkan uji klinis fase tiga telah dilakukan di China.
Baca juga: Perbedaan yang Paling Menonjol Antara Vaksinasi dengan Imunisasi
"Jadi secara simpel sebenarnya tim peneliti itu sudah melakukan fase satu dan dua di Cina kemudian di fase tiga di Bandung sampai hari ini 1620 subjek di Bandung itu sudah diimunisasi. Ada yang dua kali ada yang baru satu kali tidak ada keluhan yang berat," ungkap Soedjatmiko
5. Vaksin manjur atasi virus corona
Soedjatmiko juga menerangkan bahwa sejauh ini proses penelitian vaksin khususnya dalam hal keamanan vaksin berjalan baik. Dan dari proses yang telah dilalui vaksin yang tengah disiapkan bisa dikatakan aman dan bermanfaat untuk melindungi masyarakat dari covid-19
"Jadi pemerintah sudah berkoordinasi dengan tim peneliti dan juga tim yang mengawasi penelitain tersebut untuk selalu memastikan bahwa vaksin itu aman dan bermanfaat untuk melindungi terhadap covid-19," pungkasnya.