Menggunakan masker merupakan cara efektif untuk mencegah penyebaran corona. Namun, banyak yang tidak mengetahui banyak kesalahan dalam memakai masker.
Masker sendiri berfungsi untuk menghalau virus masuk melalui hidung dan mulut dari paparan virus corona.
Baca Juga: Ada Penambahan 4.056, Kasus Positif Corona Jadi 311.176
Ini kesalahan pemakaian masker yang belum banyak diketahui:
1. Lubang hidung tidak tertutup
Masker dalam penggunaannya harus menutup lubang hitung.
Sebab, dalam sebuah penelitian beberapa ahli mengatakan menggunakan masker tidak menutupi lubang hidung akan membuat virus corona dengan mudah masuk.
Begitu juga jangan sampai masker yang tengah anda pakai dalam keadaan kendur.
2. Menurunkan masker hingga bawah dagu
Masker yang tengah anda gunakan, jangan sampai diturunkan hingga bawah dagu.
Hal ini dikarenakan, bawah dagu tidak tertutupi secara sempurna oleh masker. Sehingga berpotensi akan ditempeli virus dan bakteri.
Begitu juga saat hendak melepas masker. Saatr melepas masker dengan memegang tali pengait.
3. Menggunakan buff atau masker scuba
September lalu pemerintah resmi melarang penggunaan masker scuba dan buff.
Baca Juga: Begini Manfaat UU Cipta Kerja Bagi Pelaku UMKM dan Koperasi
Keputusan ini merupakan hasil dari penelitian yang menyatakan buff dan scuba tidak efektif menyaring udara. Masker berbahan scuba hanya memiliki efektivitas 0-5 persen saja untuk mencegah penularan virus corona.
4. Tidak rutin mencuci masker kain
Karena masker yang digunakan bisa terkontaminasi dan dapat menjadi vektor penularan virus jika tidak segera dicuci usai digunakan.
Disarankan untuk langsung mencuci masker setelah dipakai. Jika tidak, masker penuh bakteri, virus, dan jamur yang diletakkan begitu saja akan mengontaminasi apa pun yang di dekatnya.
Sekedar informasi, Kasus positif corona mengalami penambahan sebanyak 4.056. Dengan begitu, kasus positif corona berjumlah 311.176.
Sekedar informasi, dengan jumlah itu menempatkan Indonesia menjadi nomor kedua kasus terbanyak di kawasan Asia Tenggara.
Pasien positif corona yang meninggal juga mengalami penambahan 121 jiwa. Dengan begitu kasus meninggal akibat positif corona berjumlah 11.374 orang.
Kabar baiknya, terdapat kenaikan angka kesembuhan pada pasien positif corona sebanyak 3.844 orang. Dengan jumlah ini, maka jumlah total pasien yang sembuh dari corona yaitu 236.437.