Lima Benda yang Selalu Digunakan untuk Media Santet

Lima Benda yang Selalu Digunakan untuk Media Santet

Ekel Suranta Sembiring
2020-08-28 21:00:00
Lima Benda yang Selalu Digunakan untuk Media Santet
Ilustrasi Santet (foto: Tribunnews.com)

Ilmu hitam dalam perdukunan memiliki banyak jenisnya salah satunya yakni ilmu santet yang sangat fenomenal di telinga masyarakat kita.

Istilah santet pastinya kerap kita dengar sebagai sebuah penyampaian kebencian terhadap individu lain bertujuan untuk balas dendam. Namun, meski begitu santet biasanya tak bisa bergerak sendiri tanpa sebuah medium benda.

Lantas benda apa saja kira-kira sebagai media pelancar santet? Simak berikut ini:

1. Tanah Kuburan

Tanah kuburan merupakan salah satu media pelancar aksi santet. Pada beberapa kasus, tanah kuburan biasanya dibungkus menggunakan potongan kain kafan dan dikirim pada malam hari. Pada proses pengiriman santet jenis ini biasanya terlihat seperti bola api besar atau sering disebut juga dengan Banaspati.

Efek dari santet jenis ini biasanya ditujukan agar merusak rumah tangga seseorang yang membuat penghuni rumahnya akan selalu dalam kondisi panas dan emosi yang berkepanjangan.

2. Tulang Ayam

Benda ini juga termasuk semagai media pelancar santet. Benda ini biasanga digunakan dukun untuk digunakan dalam menghancurkan bisnis makanan agar si target tidak memiliki pembeli atau tidak laris.

3. Kuku dan Rambut

Benda kuku dan Rambut ini biasanya sering digunakan dukun untuk mempersulit si target dalam mendapatkan jodohnya.

4. Peluru

Peluru ini sering digunakan dukun untuk menyakiti target dari dalam tubuh. 

Jika kamu pernah mendengar istilah Indonesia bisa menancapkan peluru tanpa berdarah, memang benar adanya dalam kajian ilmu hitam peluru atau timah panas biasa digunakan untuk santet yang dilancarkan kepada target tetapi tak terlihat.

5. Silet dan Paku

Pasti kita sering mendengar kisah orang yang diguna-guna lalu diobati keluar dari tubuhnya sejenis silet. Selain silet juga biasanya paku atau kawat dan sejenisnya.

Beberapa benda tersebut biasa dilancarkan langsung ke tubuh target untuk merasakan sakit yang berlebihan dan biasanya tak masuk akal di mata ilmu kesehatan. Dalam beberapa kasus pasien yang berobat ke dokter bahkan dinyatakan sehat namun dalam tubuhnya sangat merasa kesakitan.

Sumber: Kumparan 


Share :

HEADLINE  

Kaesang Optimis PSI Tembus Senayan Minta Kader Kawal Real Count

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 17, 2024 09:44:02


Hasil Real Count KPU Sulawesi Tengah: Suara PSI Tembus 4,17%

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 21:11:41


Pemuka Agama Himbau Semua Terima Hasil Pemilu, Saatnya Rekonsiliasi

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 13:44:30


Hasil Riset Puspenpol Sebut FYP TikTok Jadi Game Changer Politik Indonesia

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 14, 2024 13:02:26


Foto: GBK Jadi Lautan Biru di Kampanye Prabowo-Gibran

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 10, 2024 20:14:24