Hal unik terjadi di sebuah desa di Yaman mempunyai fenomena langka di mana penduduk desa Khashaba menjadi buta oleh cahaya saat siang hari, namun bisa melihat dalam kegelapan total saat malam tiba.
Sehingga mata mereka tidak berfungsi baik ketika di pagi sampai petang hari. Mata mereka baru bisa melihat sempurna ketika di malam hari, di tempat yang sangat gelap dan minim pencahayaan.
Baca Juga : Astaga! Suku Ini Tempel Kotoran Sapi di Kepala dan Tak Mandi Seumur Hidup, Ternyata Ini Alasannya
Baca Juga : Tau Gak Sih? Ternyata 6 Negara di Dunia Ini Pakai Bahasa Jawa Dalam Percakapan Sehari-hari
Baca Juga : Ternyata Nama Jakarta Sangat Terkenal di Negara Senegal, Berikut Ini Faktanya
Tidak ada laporan lain dari kasus serupa di Yaman. Tapi dokter mengatakan fenomena ini disebabkan karena kelainan genetik yang mempengaruhi penduduk desa. Dr Hussien al-Nufaily, yang menyadari gangguan di desa itu dan telah melakukan penelitian, mengatakan kepada Al Arabiya English bahwa hal itu adalah sebuah kondisi yang mempengaruhi reseptor cahaya di retina, yang bertanggung jawab untuk menerima sinar matahari.
Ada dua jenis reseptor cahaya. Satu yang menerima cahaya di malam hari dan satu yang menerima cahaya siang hari. Tapi mereka yang mengalami gangguan hanya memiliki lima persen reseptor yang bertanggung jawab untuk menerima sinar matahari.
Baca Juga: Viral Seorang Ayah Borong Semua Kopi JANJI JIWA karena Gak Tahu Kesukaan sang Anak,
Gangguan itu sebagai "cone dystrophy", yang menyebabkan kepekaan terhadap cahaya terang, dan pandangan warna buruk. Dia juga menyatakan bahwa kondisi ini sering disertai dengan hemeralopi (Kebutaan siang hari) dan fotofobia (Intoleransi cahaya).