Seperti diketahui bahwa Pendaftaran Peserta Didik Baru atau PPDB DKI untuk jalur prestasi dibuka hari ini, Rabu 1 Juli 2020.
Namun, sejumlah orang tua yang anaknya gagal masuk SMP maupun SMA Negeri lewat jalur zonasi pesimistis bisa lolos di jalur prestasi.
Baca Juga: Minta Polri Kedepankan Persuasi, Jokowi Tegaskan Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi
“Dalam zonasi saya itu kan ada 11 SMA, tak satupun anak saya bisa masuk. Jangankan bisa masuk, mau daftar aja sistem udah nolak karena usia anak saya masih 14 tahun 7 bulan 22 hari”, ungkap seorang wali murid, Eva melalui pesan suara kepada wartawan Selasa, 30 Juni 2020.
Eva juga mengatakan, terkait dengan jalur prestasi akademik yang akan dibuka hari ini, Eva mengatakan bahwa dirinya pesimistis anaknya akan lulus.
Selain itu, orang tua murid lainnya, Ricky R juga mengaku merasa pesimistis anaknya bisa lolos ke SMA Negeri lewat jalur prestasi.
Karena itu, dirinya telah menyiapkan beberapa pilihan sekolah swasta jika nanti anaknya tidak lulus di jalur prestasi akademik.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana mengatakan bahwa PPDB jalur prestasi untuk tingkat SMP dan SMA akan dibuka mulai 1-3 Juli 2020. Adapun kuota untuk SMP dan SMA di jalur prestasi sebesar 25 persen. Sedangkan jenjang SMK sebesar 55 persen dari jumlah kapasitas setiap sekolah.
Baca Juga: Ini Alasan Laudya Cynthia Bella Bercerai dengan Engku Emran
Seleksi utama pada jalur prestasi akademik ini adalah memperhitungkan rata-rata nilai selama lima semester terakhir dan akreditasi sekolah asal. Calon siswa bebas memilih tiga pilihan sekolah tanpa mengikuti ketentuan zonasi.