Dua warga tewas tenggelam di bendungan Sungai Parbangsian, Dusun II, Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Identitas keduanya yakni Heryansyah Silitonga (33) dan Yoki Telaumbanua (11).
Paur Subbag Humas Polres Tapteng Ipda JS Sinurat mengatakan, informasi kejadian dua warga tenggelam diperoleh dari Kepala Desa Saragih Aswin Tumanggor.
Baca Juga: Tak Terima Bayaran, 3 Orang Gadis Remaja di Sulsel Jadi Korban Eksploitasi
"Personel dari Polsek Manduamas langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan," ujar Sinurat kepada wartawan di Pandan, Rabu (24/6/2020).
Menurutnya, saksi mata Narton Meha dan Reymond Mekarya Meha menceritakan, awalnya mereka sedang duduk-duduk di kedai dan tiba-tiba mendengar suara orang meminta tolong. Keduanya lantas turun ke lokasi bendungan Sungai Parbangsian dan melihat leher Yoki Telaumbanua tersangkut di bagian pintu air. Sementara korban Heryansyah Silitonga ditemukan dengan posisi melambaikan kedua tangan dari dalam air karena kedua kaki tersangkut.
“Saat itu saksi Reymon Mekarya Meha sempat berupaya melakukan pertolongan, namun dia juga hampir ikut tenggelam,” katanya.
Baca Juga: Tak Terima Motor Dihentikan, Pemotor di Sukabumi Membacok Warga Pakai Celurit
Melihat kejadian itu, Denius Barutu dibantu beberapa warga lainnya membuka pintu air dengan memutar kuncinya hingga terangkat ke atas. Setelah itu, baru kedua korban berhasil dievakuasi.
“Warga sempat memberikan pertolongan dengan menekan-nekan dada korban, namun tidak terselamatkan lagi,” ucapnya.
Selanjutnya, korban Yoki Telaumbanua dibawa ke rumah duka, sedangkan korban Heryansyah Silitonga dievakuasi ke Puskesmas Saragih. Jenazah selanjutnya dipindahkan ke Puskesmas Manduamas.
“Usai divisum di Puskesmas Manduamas, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan. Keluarga juga meminta agar tidak dilakukan autopsi,” kata Sinurat.