Yuk Simak, Ini Misteri Kutukan Sijello' To Mampu

Yuk Simak, Ini Misteri Kutukan Sijello' To Mampu

Ahmad
2020-06-07 21:30:00
Yuk Simak, Ini Misteri Kutukan Sijello' To Mampu
Foto: Istimewa

Gua Mampu terletak di lereng Gunung Mampu, Desa Cabbeng, Kecamatan Dua Boccoe. Gua ini berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Bone, Watangpone, atau sekitar empat jam dari Kota Makassar.

Salah satu daya tarik gua seluas sekitar 2.500 m2 itu adalah keberadaan stalaktit dan stalagmit yang bentuknya menyerupai ragam wujud makhluk hidup.

Batu-batu dalam gua tersebut juga menggambarkan kehidupan bercocok tanam dan menggarap tanah persawahan. Untuk dapat menikmatinya, Anda memerlukan pemandu dan obor karena bagian dalam gua sangat gelap.

Baca Juga: Unik! Danau Satonda di NTB, Airnya Asin Seperti Air Laut, ini Perkiraan Penyebabnya

Warga percaya gua itu merupakan peninggalan tersisa dari Kerajaan Mampu. Kerajaan tersebut, sambung dia, dikutuk menjadi batu oleh anjing jadi-jadian.

Kutukan bermula saat putri raja dari Kerajaan Mampu sedang menenun seorang diri di teras rumah panggungnya. Tiba-tiba, alat tenun atau yang disebut masyarakat Bone sebagai walida milik putri raja terjatuh ke tanah.

Saat melihat ke bawah rumah, putri raja melihat ada seekor anjing, sehingga dia pun mencoba menyuruh anjing tersebut mengambilkan walidanya yang terjatuh itu.

Putri raja kala itu langsung kaget saat permintaannya dibalas oleh anjing yang berbahasa layaknya seperti manusia. Putri raja lalu pingsan dan berubah menjadi batu.

Para dayang kerajaan dan masyarakatnya yang melihat kejadian yang menimpa putri raja itu juga bernasib sama, yakni tubuhnya berubah menjadi batu.

Kejadian itu dikenal sampai saat ini oleh masyarakat sekitar dengan istilah "Sijello To Mampu" atau saling menunjuk.

Kesan mistis kawasan gua mampu terasa sejak awal memasuki pintu masuk gua. Anda bisa menjumpai kuburan tua yang diyakini masyarakat setempat adalah kuburan salah seorang mahkota Kerajaan Mampu.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Ternyata di Flores Ada Pulau Mirip Lumba-lumba Bila Dilihat dari Langit

Tak hanya itu, kuburan tua yang sama juga dapat dijumpai di puncak Gua Mampu. Kuburan itu diyakini merupakan kuburan Raja Mampu.

Dengan kisah itu, masyarakat setempat menyebut gua tersebut dengan sebutan malapetaka di Mampu atau dalam bahasa Bugis dikenal dengan sebutan Alebborengnge Ri Mampu.


Share :