Chief Operating Officer (COO) WhatsApp Matt Idema menjelaskan investasi ini menegaskan komitmen Facebook untuk mendukung pelaku UKM beserta pelanggannya ke ekonomi digital.
Oleh karena itu, pihaknya pun melihat sejak aplikasi Gojek diluncurkan pada tahun 2015, Gojek telah berhasil membawa ratusan ribu pedagang untuk memanfaatkan platformnya dan memberi mereka akses ke lebih dari 170 juta orang pengguna yang tersebar di seluruh Asia Tenggara.
Baca Juga: Gojek Disuntik Dana, Dari Facebook hingga Google di Tengah Pandemi
"Gojek telah memproses miliaran transaksi setiap tahun melalui bisnis pembayarannya dan memiliki dompet digital terbesar di Indonesia," kata Idema.
Pembayaran digital juga dapat membantu lebih banyak orang berpartisipasi dalam ekonomi dan memberikan kemudahan akses layanan kredit yang penting untuk pertumbuhan bisnis para pengusaha .
"Investasi dari Facebook ini akan mendukung misi bersama dari kedua perusahaan dalam memberdayakan bisnis dan mendorong inklusi keuangan di seluruh nusantara. Kami percaya bahwa WhatsAp, secara khusus, dapat berperan dalam mendorong Indonesia yang lebih digital," terang Idema.
Lebih lanjut, Idema mengatakan WhatsApp akan menghadirkan peluang yang belum pernah ada sebelumnya dalam membawa lebih banyak orang ke salah satu ekonomi digital yang paling cepat berkembang di dunia. Pihaknya berharal agar kerja sama dengan Gojek dapat mendukung pertumbuhan usaha kecil dan berbagai kerja sama yang dapat mendukung ekonomi digital.
Baca Juga: Xiaomi Siap Hadirkan Redmi Note 9, Kira-kira Kapan dan Berapa ya Harganya
"Kami senang dapat berinvestasi untuk masa depan Indonesia yang berpotensi menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Kami berharap kerja sama dengan Gojek ini dapat mendukung pertumbuhan jutaan usaha kecil dan menantikan berbagai bentuk kolaborasi berikutnya yang dapat terus mendukung ekonomi digital negara ini,"kata Idema.
Diberitakan sebelumnya bahwa Gojek menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menerima kucuran dana Facebook.