Sebuah pohon yang bernama Manchineel Tree atau pohon Manchineel atau dikenal juga dengan nama pohon apel pantai (beach apel tree) merupakan sebuah pohon buah yang sangat dijauhi oleh binatang dan manusia.
Dalam bahasa Spanyol, pohon ini dijuluki la manzanilla de la muerte atau apel kecil kematian, atau juga dijuluki buah iblis. Jika bertemu pohon dengan ciri-ciri berikut ini, jangan pegang bagian apapun dari pohon tersebut.
Dilansir dari Atlas Obscura, Manchineel Tree banyak ditemukan di Karibia, Florida, dan daerah paling utara Amerika. Juan Ponce de Leon, seorang traveler dirumorkan meninggal karena pohon ini.
Pohon ini terlihat menggoda dengan buahnya yang berwarna hijau kekuning-kuningan dan berbentuk seperti apel. Pohon Manchineel banyak tumbuh di sekitaran pantai karena merupakan buah tropis seperti kelapa.
Baca Juga : Daun kelor Tumbuhan Pengusir Setan Namun Kaya Nutrisi, Benarkah?
Biasanya, akan ada peringatan yang terletak di sekitar pohon. Peringatan tersebut melarang agar para pengunjung tidak menyentuh, memakan buah, berteduh di bawah pohon, ataupun menghirup buahnya.
Bagaimana tidak, menyentuh bagian dari pohon itu dapat memberikan luka sayatan kecil dan halus tapi menyakitkan. Belum lagi, jika setelah memegang pohon tersebut lalu tidak sengaja mengucek mata, akan menimbulkan sensai terbakar luar biasa hingga kebutaan. Sehingga diperingatkan untuk tidak menyentuh mata saat berada di sekitar pohon Manchineel.
Buah pohon Manchineel biasanya akan jatuh tak jauh dari pohonnya. Walaupun terlihat baik dan menggoda untuk dimakan, namun memakan buah ini bisa sangat beracun dan mematikan. Berteduh di bawah pohon Manchineel saat hujan juga sangat dilarang keras karena air yang menetes dapat terkena mata dan menyebabkan kebutaan.
Tak hanya itu, bahkan menghirup pohon ini saja dapat memberikan sensasi paru-paru terbakar dan kebutaan jika terkena mata. Suku Aboriginal di Karibia menggunakan batang dari pohon ini sebagai ujung panah atau tombak yang mereka gunakan untuk berburu.
Baca Juga : Ngeri! Inilah 5 Tempat Wisata Paling Angker dengan Cerita Mistis Menyeramkan di Indonesia
Jika sangat berbahaya, bagaimana dengan binatang yang memakannya?
Binatang memiliki insting dalam memilih makanannya. Pohon ini sangat dijauhi oleh banyak binatang pemakan tumbuhan, bahkan kambing yang memakan apapun sekalipun. Satu-satunya hewan yang dapat tinggal di pohon ini adalah iguana. Iguana memiliki imun terhadap seluruh bagian pohon ini. Buah pada tumbuhan sejatinya digunakan untuk berkembang biak dan menebarkan benih.
Manchineel memiliki cara berkembang biak selayaknya pohon pinggir pantai lainnya. Manchineel akan dengan sengaja menjatuhkan buahnya. Buah-buah yang terjatuh ini kemudian akan terbawa arus air hingga ke suatu daratan.
Buah dari pohon Manchineel memiliki kemampuan untuk membusuk di air. Sehingga ketika sampai di daratan, biji dari buah tersebut sudah siap untuk tumbuh sebagai tanaman baru.
Orang yang sudah mencicipi pohon Manchineel menuturkan buah ini terasa manis dan segar. Namun setelah mencicipinya, mereka mengaku merasakan lidah kelu dan tenggrokan mulai tak bisa menelan.
Baca Juga : Parang Irang, Ilmu Hitam dari Kalimantan yang Bikin Pemakainya Sakti Mandraguna, Mitos atau Fakta?
Beberapa dari mereka mengaku mengalami kesulitan bernafas namun sempat mendapatkan pertolongan. Meskipun begitu, belum ada penelitian yang menyajikan informasi mengapa Manchineel sangat beracun.
Kemungkinan terbesar adalah sebagai alat perlindungan diri karena Manchineel adalah pohon yang tidak cepat berkembang biak. Pertumbuhan dan penyebaran pohon Manchineel tidaklah banyak.
Pohon ini bahkan dikategorikan sebagai pohon yang cukup langka. Banyak yang menyebut, dari pohon inilah sang ratu penyihir mendapatkan apel untuk diberikan kepada sang putri dalam dongeng Putri Salju.