Wow! Ada Sungai Berair Hitam Pekat di Kalimantan, ini Penyebabnya

Wow! Ada Sungai Berair Hitam Pekat di Kalimantan, ini Penyebabnya

Ekel Suranta Sembiring
2020-05-26 16:46:04
Wow! Ada Sungai Berair Hitam Pekat di Kalimantan, ini Penyebabnya
Sungai Hitam di Kalimantan (foto: goodnewsfromindonesia.id)

Di Kalimantan Tengah terdapat sungai yang tidak seperti biasanya, sungai itu jarang di temui di Indonesia bahkah dunia. Sungai tersebut mengalir di Taman Nasional Tanjung Puting. Uniknya, sungai di sana berwarna hitam.

Selain melihat orangutan, fenomena unik sungai yang berwarna hitam juga dapat dijumpai di Taman Nasional Tanjung Puting. Tepatnya di Sungai Sekonyer yang menjadi jalur air dari Pelabuhan Kumai menuju Camp Leakey di Taman Nasional Tanjung Puting.

Tapi bukannya kotor karena air atau limbah, sungai berwarna hitam tersebut terjadi karena lokasinya yang berada di rawa gambut.

Baca Juga: Bukit Batu Daya di Kalbar, Bukit Unik dan Tersimpan Mitos Dapat Berubah Bentuk

Kontras dengan warna air Sungai Kumai yang berwarna coklat dan sudah tercemar, air di Sungai Sekonyer malah berwarna hitam pekat. Warna hitam itu berasal dari hutan gambut yang ada di sekitar sungai.

Perubahan warna air dari coklat ke hitam itu pun bisa traveler lihat di perjalanan antara Pondok Tanggui (Camp 2) dan Camp Leakey (Camp 3). Dari sungai yang berwarna coklat, perlahan berubah menjadi hitam ketika sungai mulai menyempit menuju Camp Leakey.

Uniknya, air tersebut juga dipergunakan oleh para penyedia jasa kapal wisata untuk mengisi air di bak. Mungkin tampak tidak jernih, tapi menarik untuk traveler pecinta petualangan.

Di sekitar sungai pun tampak jelas hutan dan rawa gambut berwarna hitam serta daun nipah di sisi kiri dan kanan sungai. Disusul oleh pepohonan lebat yang menjadi habitat alami dari orangutan.

Baca Juga: Filosofi Buaya dalam Kehidupan Suku Dayak Lundayah

Untuk mencapai sisi Sungai Sekonyer yang berwarna hitam, traveler pun harus menempuh perjalanan air degnan boat selama kurang lebih empat jam dari Kota Kumai. Harga boatnya pun dipatok sekitar Rp 3 jutaan untuk perjalanan tiga hari dua malam atau sehari full.

Umumnya satu kapal boat bisa diisi oleh minimal dua orang. Namun, harga tentu akan lebih murah jika datang secara rombongan. 


Share :

HEADLINE  

Dari Indonesia ke Asia, Estetika Retro Ardhira Putra Jadi Sorotan

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 16:30:00


Mengenal Theresia Agustina Sitompul, Seniman Partisipan Art for Sumatra

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 13:15:20


Howard Smith x Muklay, Saat Kecepatan Bertemu Ekspresi Seni

 by Miftakhul Hasanah

January 29, 2026 22:15:00


Ranbir Sidhu Ubah Logam Jadi Instalasi Raksasa di Museum

 by Miftakhul Hasanah

January 26, 2026 11:16:05