Wah! Kejawen Banyumas dan Cilacap Lebaran Idul Fitri pada Senin Manis

Wah! Kejawen Banyumas dan Cilacap Lebaran Idul Fitri pada Senin Manis

Yuli Nopiyanti
2020-05-22 05:30:00
Wah! Kejawen Banyumas dan Cilacap Lebaran Idul Fitri pada Senin Manis
Komunitas Kejawen dan pelestari adat di Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah baru akan merayakan Idul Fitri pada Senin (Foto:Dok.Istimewa)

Komunitas Kejawen dan pelestari adat di Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah baru akan merayakan Idul Fitri pada Senin pasaran Manis, 25 Mei 2020.

Bahkan tak hanya itu saja pasalnya artinya, lebaran Kejawen berselang sehari setelah keputusan pemerintah yang diperkirakan menetapkan hari raya Idul Fitri pada Minggu, 24 Mei 2020.

Namun tak hanya itu saja pasalnya juru Bicara Komunitas Banokeling, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Sumitro mengatakan Kejawen menggunakan kalender Alif Rebo Wage atau Aboge. Penanggalan Aboge, mengenal kalender sewindu.

Tak hanya itu saja bahkan dalam sewindu, tahun memiliki nama untuk memudahkan penghitungan. Tahun ini adalah tahun Wawu sehingga tahun baru 1 Sura tiba pada Selasa Kliwon.

Untuk menentukan lebaran Idul Fitri, Aboge memiliki rumus Waljiro atau Syawal Siji Loro, yang berarti hari raya Idul Fitri tiba pada hari pertama dan pasaran kedua. Hari pertama dalam Aboge adalah Senin, sedangkan pasaran kedua adalah Manis.

“Tahun Wawu, 1 Suranya Senin Kliwon. Lebaran dengan rumus Waljiro, sehingga Bada (lebaran) tiba di hari Senin Manis,” Sumitro menjelaskan, Kamis malam, 21 Mei 2020.

Tak hanya itu saja bahkan dia juga menjelaskan, biasanya Komunitas Banokeling menggelar beragam acara. Di antaranya ziarah ke Penembahan Banokeling dan Sungkeman di balai desa. Dalam kondisi ratusan orang mengikuti acara ini.

Akan tetapi, lantaran ada pembatasan interaksi atau physical distancing, Komunitas Banokeling menggelarnya tanpa kehadiran masyarakat. Ziarah hanya diikuti oleh delapan orang. Begitu pula dengan sungkeman di balai desa yang hanya diikuti oleh delapan orang.

“Yang ikut kiai kunci satu, lima bedogol, kayim, sama Pak Lurah,” ucapnya.


Share :

HEADLINE  

Klarifikasi Ariel Noah Usai Sindiran Ahmad Dhani

 by Ramadhan Subekti

April 03, 2025 17:00:00


Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00