Usia 32 Tahun, Gajah Sumatera di Riau Mendadak Mati

Usia 32 Tahun, Gajah Sumatera di Riau Mendadak Mati

Anisa Br Sitepu
2020-05-16 21:00:00
Usia 32 Tahun, Gajah Sumatera di Riau Mendadak Mati
Gajah Sumatera di Riau Mati Mendadak (Foto:Istimewa)

Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, seekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di kebon binatang (Bonbin) Kasang Kulim di Kabupaten Kampar, Riau, mendadak mati.

Setelah diperiksa dan hasil nekropsi (bedah bangkai) gajah tersebut mati karena infeksi radang saluran pencernaan secara masive dan kronis.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) mengatakan bahwa gajah jantan ini mati pada tanggal 13 Mei 2020.

"Gajah jantan ini ditemukan mati pada 13 Mei 2020 lalu yang dilaporkan pihak pengelola ke kita," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono kepada wartawan, Sabtu, 16 Mei 2020.

Kronologi kematian gajah yang sudah dititipkan di Bonbin Kasang Kulim sejak tahun 1993 silam. Pada Selasa, 12 Mei 2020 petang, gajah yang diberi nama Febri itu terlihat oleh pawang masih dalam kondisi sehat.

Kemudian pada Selasa tengah malam, petugas kebersihan mendengar pekikan suara gajah setelah terdengar petir yang sangat kuat. Saat itu juga petugas yang bernama R Samosir tersebut lalu melakukan pengecekan namun gajah masih terlihat bergerak maju mundur seperti biasa.

Selanjutnya, oada Rabu,  13 Mei subuh,  R Samosir mengecek Febri kembali. Posisi Febri saat itu terbaring sehingga R Samosir melaporkan kepada pawang gajah bernama Darwis.

Pawang pun langsung melakukan pengecekan namun Febri sudah tak bernafas lagi. Pihak pengelola bonbin pun lalu melaporkan ke BBKSDA.

Setelah menerima laporan,  BBKSDA Riau pun segera menurunkan dokter hewan dan tim medis untuk melakukan pemeriksaan dan neukropsi. 


Share :